- Dokter anestesi Gerhardt Konig dinyatakan bersalah atas percobaan pembunuhan tidak disengaja terhadap istrinya di Oahu, Maret 2025.
- Konig menyerang istrinya, Arielle Konig, dengan mendorong dan memukulnya menggunakan batu saat keduanya mendaki tebing Pali Puka.
- Korban berhasil selamat berkat bantuan dua pendaki lain setelah mengalami serangan kekerasan ekstrem dari pelaku di lokasi.
Suara.com - Seorang dokter anestesi di Hawaii, Gerhardt Konig, dinyatakan bersalah dalam kasus percobaan pembunuhan terhadap istrinya, Arielle Konig.
Vonis dijatuhkan pengadilan Honolulu setelah insiden brutal saat keduanya mendaki di jalur tebing Pali Puka, Oahu, pada Maret 2025.
Juri memutuskan Konig bersalah atas dakwaan lebih ringan, yakni percobaan pembunuhan tidak disengaja.
Dilansir dari NY Post, Konig didakwa dengan percobaan pembunuhan tingkat dua, namun juri memilih opsi hukuman yang lebih ringan setelah delapan jam deliberasi.
Kasus ini bermula dari dugaan hubungan emosional Arielle dengan rekan kerjanya.
Dalam kesaksian di pengadilan, Arielle mengungkap momen mengerikan saat suaminya menyerangnya.
“Dia berkata, ‘Kamu sudah selesai’, lalu mencoba mendorong saya dari tebing dan memukul kepala saya dengan batu,” ungkap Arielle.
Jaksa Joel Garner menegaskan bahwa serangan dilakukan dengan kekerasan ekstrem.
“Pukulan itu begitu keras hingga serpihan batu tertanam di kulit kepala korban,” katanya di persidangan.
Baca Juga: Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri
Arielle selamat setelah dua pendaki lain mendengar teriakannya dan segera menghentikan serangan.
Di sisi lain, Konig membantah tuduhan tersebut dan mengklaim bertindak untuk membela diri. Ia menyebut istrinya lebih dulu menyerang dan mencoba mendorongnya dari tebing.
“Dia menarik saya dan memukul saya dengan batu lebih dulu. Saya hanya berusaha melepaskan diri,” kata Konig dalam pembelaannya.
Pengacara Konig, Thomas Otake, menilai jaksa membangun narasi sepihak. Ia menyebut kasus ini penuh keraguan dan bukti yang ditafsirkan secara selektif.
Meski demikian, kesaksian anak Konig memperkuat posisi jaksa. Dalam persidangan terungkap bahwa Konig sempat mengaku kepada putranya bahwa ia mencoba membunuh istrinya.
Berita Terkait
-
Terobsesi Belikan Pacar Motor, Pemuda di Siak Tega Gorok Leher Nenek Sendiri
-
Viral Kisah Pria Bunuh Teman Perkara Hotspot, Sebelum Itu Paksa Istri Layani Nafsu Bejat Korban
-
KontraS Minta Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan
-
Ngebulnya Pasar Rokok Ilegal di RI
-
Sidang Perdana 3 TNI Pembunuh Kacab Bank Ilham Pradipta
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?
-
Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan
-
Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO
-
Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif
-
Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata
-
Galian PAM Jaya di Condet Jadi Biang Kerok Kecelakaan! Dirut Janji Percepat Pengerjaan Usai Viral
-
Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran
-
Iran Menang Besar! Netanyahu Diserang dari Dalam, Trump Mau Dilengserkan
-
Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!
-
Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!