- NASA menyiapkan misi Artemis II untuk menghadapi fase krusial saat kapsul Orion menembus atmosfer Bumi dengan suhu ekstrem.
- Evaluasi misi Artemis I menemukan kerusakan material pelindung panas Avcoat yang berpotensi membahayakan keselamatan awak kapsul saat re-entry.
- Lockheed Martin memodifikasi kepadatan material Avcoat guna memastikan gas panas keluar dengan baik saat kapsul kembali ke Bumi.
Suara.com - NASA bersiap menghadapi fase paling berbahaya dalam misi luar angkasa Artemis II.
Setelah perjalanan 10 hari mengelilingi Bulan, kapsul Orion akan memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan ekstrem, menghadapi panas hingga 5.000 derajat Fahrenheit.
Momen krusial ini disebut sebagai titik paling menentukan keselamatan awak.
Kapsul akan melaju sekitar 25.000 mil per jam, sementara pelindung panas menjadi satu-satunya perisai yang menjaga kru tetap hidup saat menembus neraka atmosfer.
Namun, kekhawatiran muncul dari catatan misi sebelumnya.
Pada Artemis I, pelindung panas Orion ditemukan retak dan mengalami lebih dari 100 kerusakan setelah kembali ke Bumi.
“Perilaku tak terduga dari material ini menciptakan risiko bahwa pelindung panas mungkin tidak cukup melindungi kru dari panas ekstrem,” tulis laporan evaluasi NASA tahun 2024 seperti dilansir dari NY Post, Kamis (9/4/2026).
Masalah tersebut ditelusuri pada material Avcoat yang digunakan sebagai pelindung.
NASA menemukan bahwa kepadatan material yang terlalu tinggi membuat gas panas terperangkap, sehingga memicu retakan saat re-entry.
Baca Juga: Dunia Sindhunata dalam Mata Air Bulan: Sebuah Perjumpaan Iman dan Budaya
Produsen kapsul Orion, Lockheed Martin, kemudian melakukan penyesuaian desain.
Mereka mengubah kepadatan Avcoat agar gas panas dapat keluar dengan lebih baik selama proses pemanasan ekstrem.
“Kami sedikit memodifikasi kepadatan agar gas dapat keluar selama pemanasan tinggi dan proses pendinginan,” ujar Blaine Brown, direktur sistem Lockheed Martin.
Meski demikian, fase masuk kembali ke atmosfer tetap menyimpan risiko besar.
Sejarah mencatat tragedi Space Shuttle Columbia disaster yang menewaskan tujuh astronaut akibat kerusakan pada pelindung panas saat re-entry.
Meski risiko tinggi, NASA tetap optimistis. Mereka menilai sistem terbaru telah memenuhi standar keselamatan, dan suhu kabin tetap aman meski terjadi keretakan seperti pada uji sebelumnya.
Misi Artemis II dijadwalkan memasuki atmosfer pada pukul 19.53 waktu setempat, dengan pendaratan di laut hanya berselang sekitar 14 menit kemudian.
Berita Terkait
-
Dunia Sindhunata dalam Mata Air Bulan: Sebuah Perjumpaan Iman dan Budaya
-
Rahasia Foto Epik Bulan Kru Artemis II: Kamera Lawas Rp15 Jutaan Jadi Andalan NASA
-
Viral Perbandingan Foto Bumi Tahun 1972 vs 2026, Kenapa Kini Lebih Pucat?
-
Artemis II Pecahkan Sejarah: Sisi Gelap Bulan Akhirnya Bisa Dilihat Manusia
-
5 Fakta Pink Moon: Kenapa Bisa Terjadi dan Waktu Terbaik Untuk Melihatnya di Indonesia?
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB