Suara.com - Seorang PNS di Ukraina mengeluh di media sosial tentang vibratornya yang rusak. Ia juga bercerita bahwa sex toy itu ia dapatkan dari pacarnya saat hari Valentine.
Menyadur Daily Star Senin (08//03), Angela Eremenko yang menjabat sebagai kepala humas Komisi Pemilihan Umum langsung dihujat warganet dan didesak mundur dari jabatannya.
Semua ini bermula saat ia mengeluh di media sosialnya yang bernama 'Bad Mama' tentang vibrator yang tak berfungsi dengan baik. Sex toy 'super canggih' miliknya tidak membuatnya puas karena rusak dan gagal mengisi daya.
"Saya mendatangi pacar saya, dengan senang hati membukanya dan dia mengunduh aplikasi ke teleponnya agar, bisa dikatakan, menyiksa saya dari jarak mana pun."
Namun segalanya tak sesuai perkiraan, vibrator itu mengeluarkan dua getaran, berkedip dengan sinyal merah dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. "Saya menaruhnya untuk mengisi daya tetapi tidak membantu."
Wanita 30 tahun ini lalu menceritakan bagaimana dia dan pacarnya kembali ke toko untuk mengeluh dan akhirnya diberi sex toy yang baru.
Curhatnya yang blak-blakan langsung mendapat respons negatif dari masyarakat, terutama berkaitan dengan pekerjaannya, seorang PNS.
"Apakah Anda serius? Seorang pegawai Komisi Pemilihan Umum? Mungkin, Anda harus mengubah pekerjaan Anda," serang warganet.
"Apakah Anda benar-benar gila," tulis yang lain sembari diserang untuk menemukan pria normal untuk mencintaimu.
Baca Juga: Terinspirasi Putri Diana, Aktris Serial The Crown Akui Selalu Bawa Vibrator
Ia curhat akan mengundurkan diri dari pekerjaannya karena masih ingin bergurau dengan bebas tanpa harus tertekan dengan status PNS.
"Bersikap terbuka dan bercanda tentang apa yang saya inginkan lebih penting bagi saya daripada posisi apa pun, jadi pada hari Senin saya mengajukan surat pengunduran diri."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi
-
Bupati Pekalongan Jadi Tersangka, KPK Beberkan Aliran Rp19 Miliar ke Kantong Pribadi hingga Keluarga
-
Dasco: Kamis Besok Dengar Pendapat Publik soal RUU PPRT
-
KPK Sebut Dalil Praperadilan Gus Yaqut Salah Alamat dan Bukan Lingkup Hakim
-
Terjaring OTT, Bupati Pekalongan Alasan Tak Paham Birokrasi Karena Berlatar Belakang Musisi Dangdut