Suara.com - Kepolisian Selangor, Malaysia ikut memburu transgender sekaligus pengusaha kosmetik Nur Sajat Kamaruzzaman setelah kabur dari pengadilan untuk kasus kehadirannya di Mekkah.
Menyadur Malay Mail, Sabtu (20/3/2021) Departemen Agama Islam Selangor (Jais) meminta bantuan kepada polisi untuk melacak Muhammad Sajjad Kamaruzzaman alias Nur Sajat setelah sempat kabur dari pengadilan.
Harian Melayu mengutip penjabat Kepala Polisi Selangor Datuk Arjunaidi Mohamed yang mengatakan bahwa polisi mendapatkan kekuasaannya menyusul permintaan dari otoritas Islam Selangor.
"Jais sudah meminta bantuan polisi untuk mendeteksinya. Kami sedang dalam proses melacaknya," katanya kepada Harian Melayu.
Pada 1 Maret lalu, polisi menyatakan kesiapannya untuk mencari Nur Sajat setelah tidak hadir di Pengadilan Tinggi Syariah bulan lalu, terkait kasusnya tiga tahun lalu.
Menyusul dugaan hilangnya Nur Sajat, Jais kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa mereka sudah mengerahkan 122 personel dan aparat penegak hukum untuk menemukan dan menangkap Nur Sajat.
Tuduhan terhadap Nur Sajat dibuat sesuai dengan Pasal 10 (a) dari Undang-Undang Kejahatan Syariah (Negara Bagian Selangor) tahun 1995 yang menetapkan hukuman tidak melebihi 5.000 ringgit (rp 17,5 juta) atau penjara tidak lebih dari tiga tahun atau keduanya, jika terbukti bersalah.
Tuduhan itu diduga terkait dengan kunjungannya ke Mekkah dan berfoto di depan Ka'bah yang dia lakukan pada 2018 di mana dia tampil mengenakan kurung.
Nur Sajat menjadi subjek pengawasan ketat oleh pihak berwenang dan beberapa anggota masyarakat atas identitas gendernya.
Baca Juga: Terjebak 4 Jam di Mobil Kepala Sekolah, Bocah Tiga Lima Tahun Tewas
Baru-baru ini, dia memposting di media sosialnya bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk pindah dari agama Islam.
Nur Sajat diduga menyatakan hal tersebut karena serangan dan tindakan yang dia hadapi dari otoritas agama dan publik Muslim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen