Suara.com - Thailand sebagai salah satu lokasi pariwisata favorit di Asia akan membuka pintu bagi para wisatawan asing pada Juli mendatang.
Sebagaimana melansir laman Independent, Minggu (28/3/2021), syarat utamanya adalah mereka yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Buat warga Inggris, Thailand menargetkan pelancong yang berusia di atas 50 tahun.
Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-Ocha, menyetujui rencana tersebut dalam pertemuan Pusat Administrasi Situasi Ekonomi pada beberapa waktu lalu.
Sebuah program percontohan akan dimulai pada 1 Juli di pulau liburan Phuket di barat daya Thailand.
Pendatang baru yang dapat membuktikan bahwa mereka telah menyelesaikan program imunisasi akan dibawa dari bandara ke hotel tempat mereka akan diuji untuk Covid-19.
Setelah hasil negatif dikonfirmasi, mereka dapat bepergian dengan bebas di sekitar Phuket selama seminggu.
Setelah tujuh hari mereka akan dapat menjelajahi seluruh negeri, meninggalkan pulau melalui udara, laut, atau jembatan jalan raya ke daratan.
Menjelang pembukaan kembali, Thailand memang memprioritaskan warga Phuket dalam program vaksinnya. Tujuannya adalah agar 70 persen dari populasi pulau itu diimunisasi sebelum pariwisata dibuka.
Baca Juga: Kesenjangan Sosial Picu Rendahnya Vaksinasi Bagi Warga Minoritas di AS
Wisatawan masih harus menghadapi jalinan birokrasi. Mereka harus mendapatkan persetujuan online untuk Sertifikat Masuk sebelum keberangkatan dan mengunduh aplikasi lacak dan jejak Thailand Plus.
Sebelum menaiki penerbangan, mereka harus menunjukkan hasil tes PCR negatif dalam waktu 72 jam setelah keberangkatan dari Inggris.
Mereka juga harus menunjukkan bukti asuransi perjalanan dengan pertanggungan Covid-19.
Pertanyaan kritis tentang bukti vaksinasi apa yang akan dibutuhkan masih belum terjawab. Belum ada kesepakatan internasional tentang sertifikasi status Covid.
Lima lagi kawasan wisata akan dibuka kembali untuk kedatangan wisatawan yang divaksinasi pada 1 Oktober adalah kawasan resor di daratan Phangnga dan Krabi, masing-masing di utara dan timur Phuket; pulau Koh Samui di Teluk Thailand; area di sekitar resor populer Pattaya, sebelah timur Bangkok; dan kota utara Chiang Mai.
Semua tujuan lain di Thailand akan dikenai karantina selama satu minggu pada saat kedatangan.
Berita Terkait
-
Strategi Bobby Nasution Kebut Target Vaksinasi Covid-19 di Kota Medan
-
Fatwa MUI: Vaksin AstraZeneca Mengandung Babi, Haram Tapi Boleh Dipakai
-
Mau Ibadah ke Tanah Suci, Calon Haji Indonesia Wajib Divaksin Covid-19
-
Luhut: Pemerintah Targetkan Vaksinasi 1 Juta Orang per Hari Pada Mei
-
Suzuki Gixxer SF 250 alias GSX 250F Melaju di Negeri Gajah Putih
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu