Suara.com - Nabi Daud AS adalah keturunan ke-12 dari Nabi Ibrahim, ia termasuk dalam 25 nabi yang harus dipercayai bagi orang Islam. Simak kisah Nabi Daud selengkapnya berikut ini.
Nabi Daud adalah salah satu utusan Allah yang berasal dari Bani Israil, beliau dikenal memiliki suara yang merdu. Saking merdunya bahkan saat ia sedang melantukan kitab Zabur dan berdzikir burung-burung dan gunung-gunung yang ada disekitarnya turut berdzikir bersama beliau.
Dianugerahi Kekuasaan oleh Allah SWT
Dikisahkan bahwa Nabi Daud adalah seorang prajurit dari kubu Thalut yang kala itu sedang berperang dengan pasukan jalut. Prajurit dari kubu Thalut memang dikenal dengan keberanian yang sangat tinggi serta ahli dalam strategi perang serta memiliki pengetahuan yang luas.
Sedari kecil keberanian Nabi Daud memag sudah terlihat, contohnya saat ia dengan berani mengusir hewan buas yang hendak mengganggu hewan ternaknya. Sampai pada suatu saat nyali besar yang dimiliki oleh Nabi Daud terdengar oleh Raja Thalut, raja Thalut mengajak Daud muda untuk berperang melawan kerajaan Jalut dengan yang identic dengan Goliath dan pasukan Filistin.
Perang demi perang Daud lewati bersama Raja Thalut, kedekatan mulai tumbuh diantara keduanya karena Daud selalu berhasil memenangkan perang. Ketika Thalut gugur di medan perang Allah berikan anugerah berupa naiknya ia menjadi raja yang memimpin 40 ribu pasukan.
Suara yang Merdu
Setiap nabi yang diutus oleh Allah untuk menyebarkan agamanya selalu diberikan anugrah, salah satu anugrah yang Allah berikan kepada Nabi Daud adalah suara yang merdu. Dikisahkan pada zaman itu ketika ada orang sakit yang mendengarkan suara Nabi Daud saat melantukan kitab Zabur akan seketika sembuh.
Selain itu ketika Nabi Daud melantunkan ayat Zabur seketika alam sekitar menjadi tenang, air angin, burung dan gunung ikut bertasbih dan memuji kemuliaan Allah.
Baca Juga: Kisah Nabi Adam: Buah Khuldi, Padang Arafah hingga Meninggal Dunia
Mampu Berbicara dengan Hewan
Kemampuan Nabi Daud untuk berbicara dengan hewan yang Allah anugerahkan kepada beliau juga dianugerahkan kepada anaknya, yakni nabi Sulaiman.
Kemampuan Nabi Daud untuk mengerti bahasa hewan bermula ketika beliau sedang melamun, ditengah lamunannya ia mendengar suara burung yang saling berbicara satu sama lain. semenjak saat itu Allah berikan kepadanya anugrah berupa dapat berkomunikasi dengan hewan-hewan.
Nabi Daud adalah orang yang amat sayang kepada sesama makhluk Allah, contohnya adalah bagaiman ia memperlakukan hewan-hewan yang ada disekitarnya dengan penuh kasih sayang. Sebagai bentuk timbal balik yang diberikan Nabi Daud kepada hewan-hewan, maka Nabi Daud pun mendapatkan perilaku yang sama dari mereka.
Sejarah puasa Daud yang kita kenal sampai saat ini adalah pada suatu waktu Nabi Daud menyukai perempuan yang sudah bersuami. Ketika itu Nabi Daud memerintahkan suami dari wanita itu untuk ikut berperang. Naas suami dari wanita tersebut gugur di medan perang lalu Daud nikahilah wanita tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini
-
Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat
-
Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum
-
Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL
-
Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?
-
Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik
-
Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran
-
Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?
-
Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?