Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat tetap menaati protokol kesehatan secara disiplin karena terjadi peningkatan jumlah kabupaten dan kota yang masuk kategori zona merah.
Situs Satgas Covid-19 menyebutkan, per 7 April 2021, zona merah menjadi 10 kabupaten dan kota atau 1.95 persen, padahal pekan sebelumnya hanya lima kabupaten dan kota.
Daerah zona merah, meliputi Nusa Tenggara Barat (Kota Mataram), Kepulauan Bangka Belitung (Belitung), Kalimantan Tengah (Barito Timur, Kota Palangkaraya, Kapuas), Kalimantan Selatan (Tanah Laut), Banten (Kota Tangerang Selatan), Bali (Badung, Gianyar, Buleleng).
"Hal ini bentuk alarm bagi kita untuk mawas diri meskipun di minggu lalu trennya mengalami penurunan," kata juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, Kamis (8/4/2021).
Sedangkan jumlah kabupaten dan kota yang masuk zona oranye mengalami penurunan, dari 301 menjadi 289 kabupaten dan kota atau 56,23 persen.
Sebaliknya, zona kuning naik menjadi 207 kabupaten dan kota. Zona hijau tujuh kabupaten dan kota serta tidak terdampak satu kabupaten dan kota.
Wiku meminta masuyarakat selalu menaati 5M: memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas agar pandemi terkendali.
"Zonasi yang tadinya sudah cukup berkemabng ke arah yang lebih baik dapat kembali memburuk apabila tidak dijaga dengan baik oleh karena itu sangat penting bagi masyarakat, pemerintah dan satgas daerah untuk menjaga zonasi terus membaik," kata dia.
Baca Juga: Satgas Covid Terbitkan Aturan Larangan Mudik, DLK Wajib Bawa SIKM
Berita Terkait
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram
-
Menteri Haji Umumkan Tambahan 2 Kloter untuk Antrean Haji NTB Daftar Tunggu Jadi 26 Tahun
-
Marco Bezzecchi Rebut Pole Position MotoGP Mandalika 2025
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC