Suara.com - Ada pemandangan yang tidak biasa di Istana Buckingham setelah kematian Pangeran Philip pada Jumat pagi waktu setempat.
Di bagian atap istana tampak berkibar Bendera Union setengah tiang sebagai tanda duka cita atas meninggalnya suami dari Ratu Elizabeth II tersebut.
Menyadur Express, Jumat (9/4/2021) keluarga Kerajaan Inggris menandai meninggalnya Pangeran Philip dengan mengibarkan bendera persatuan di atas Istana Buckingham setengah tiang.
Keluarga Kerajaan mengumumkan bahwa Pangeran Philip meninggal pada usia 99 tahun.
Sebelum menghembuskan napas terakhir, Duke of Edinburgh menghabiskan waktu di rumah sakit sepanjang tahun 2021 tetapi sempat pulang ke rumah untuk bersama keluarganya.
Istana Buckingham mengatakan Duke meninggal "dengan damai" saat berada di Kastil Windsor.
Keluarga Kerajaan telah merilis pernyataan tentang kematian Duke of Edinburgh: "Dengan kesedihan yang mendalam Yang Mulia Ratu telah mengumumkan kematian suaminya yang tercinta, Yang Mulia Pangeran Philip, Adipati Edinburgh.
"Yang Mulia meninggal dengan damai pagi ini di Kastil Windsor. Keluarga Kerajaan bergabung dengan orang-orang di seluruh dunia untuk berduka atas kehilangannya."
Mengheningkan cipta selama dua menit akan diadakan sebelum balapan kuda di Aintree pada hari Jumat sebagai tanda penghormatan kepada Pangeran Philip.
Baca Juga: Kronologis Pangeran Philip Meninggal Dunia Hingga Inggris Berduka
Joki akan diundang untuk mengenakan ban lengan hitam saat berkompetisi pada hari kedua pertemuan Nasional Besar Randox.
Anggota kehormatan Jockey Club sejak 1947, Duke of Edinburgh menemani Ratu ke banyak acara balap kuda, termasuk Royal Ascot.
Sandy Dudgeon, Pejabat Senior The Jockey Club, berkata: "Kami menerima berita kematian Duke of Edinburgh dengan kesedihan yang luar biasa. Atas nama The Jockey Club, saya ingin menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada Pelindung kami, Yang Mulia Ratu, dan semua anggota Keluarga Kerajaan."
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh