Suara.com - Ditemukan fakta lain terkait sosok Jozeph Paul Zhang, buronan kasus penistaan agama yang kini di luar negeri. Tak disangka, penghina Nabi Muhammad itu ternyata tercatat memiliki nilai pelajaran agama yang baik saat duduk di bangku sekolah.
Dikutip dari SuaraJateng.id, Jozeph yang kini diburu polisi itu sempat mengenyam pendidikan di Kota Tegal, Jawa Tengah. Diketahui, pria yang bernama asli Shindy Paul Soerjomoelyono itu tercatat pernah sempat bersekolah di SMAN 1 Tegal.
Fakta itu diungkapkan Bagian Kearsipan SMAN 1 Tegal, Mohamad Husni Efendi.
"Iya betul, atas nama Shindy Paul Soerjomoelyono, nomor induk 8897, pernah belajar di SMA Negeri 1 Tegal. Yang bersangkutan lulus tahun 1993," kata Husni, Rabu (21/4/2021).
Berdasarkan data di salinan ijasah yang disimpan sekolah, Joseph Paul Zhang lahir pada 31 Agustus 1974 di Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Dia merupakan anak dari Winston Rachmat Soerjomoeljono.
Di ijazah itu juga tertera jika Joseph Paul Zhang merupakan siswa jurusan IPA dan dinyatakan lulus dengan nilai Ebta dan Ebtanas total 73.
Nilai 11 mata pelajaran yang diujikan didominasi 6 dan 7. Hanya ada satu mata pelajaran yang mendapat nilai 8, yakni Pendidikan Agama.
Jika melihat nilai di ijazah tersebut, Husni menyebut Joseph Paul Zhang tergolong siswa yang prestasinya sedang-sedang saja.
"Kalau dilihat nilainya, paling tinggi 8, berarti sedang-sedang saja," katanya.
Baca Juga: Keras! Menag Gus Yaqut: Hukum Jozeph Paul Zhang karena Menisita Agama!
Husni mengaku dirinya dan guru-guru lain baru mengetahui jika Joseph Paul Zhang pernah bersekolah di SMAN 1 Tegal setelah didatangi media.
"Saya juga kurang tahu apakah setelah lulus yang bersangkutan pernah datang ke sekolah atau tidak untuk mengurus sesuatu, karena saya baru di sini tahun 2004," ujarnya.
Seperti diketahui, Youtuber Joseph Paul Zhang atau Shindy Paul Soerjomoelyono menjadi sorotan masyarakat setelah videonya viral.
Dalam video itu, Joseph Paul Zhang mengaku sebagai nabi ke-26 sehingga dianggap menista agama dan Nabi Muhammad SAW. Dia juga membuat sayembara, menantang siapa pun untuk melaporkannya ke polisi.
Menindaklanjuti video viral itu, Bareskrim Polri menetapkan Josep Paul Zhang sebagai tersangka dugaan pidana penistaan agama. Polri juga berkoordinasi dengan Interpol untuk memburu pria yang diketahui berada di Jerman itu.
Berita Terkait
-
Sebut Ada Kasus Menghina Agama Dibiarkan, Ade Armando Ungkit Yahya Waloni
-
Keras! Menag Gus Yaqut: Hukum Jozeph Paul Zhang karena Menisita Agama!
-
Pendeta Gilbert: Jozeph Paul Zhang Tidak Mewakili Umat Kristiani
-
Tantang Jozeph Paul Zhang, Gus Miftah: Nabi Kok Main Petak Umpet!
-
PGI Ragukan Status Pendeta Jozeph Paul Zhang: Cerminkan Sikap Anak Iblis
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?
-
Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah
-
Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut
-
Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan