Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal kabar pembatalan rencana penggunaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) sebagai syarat untuk bepergian saat larangan mudik. Pihaknya baru akan membahasnya lagi hari ini, Selasa (27/4/2021).
Kabar tak jadinya menggunakan SIKM diungkap oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Pemprov DKI sendiri yang berniat membatalkannya.
Riza mengatakan, rencananya Gubernur Anies Baswedan akan bertemu dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran untuk membahas SIKM. Nantinya akan diputuskan masalah penerapan regulasi itu.
"Kami akan rapat dengan Polda Metro. Nanti kami cek kembali apa yang menjadi kebijakan," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, ditulis Selasa (27/4/2021).
Politisi Gerindra ini menyatakan sampai sekarang belum ada keputusan untuk tak memakai regulasi SIKM selama masa larangan mudik 6-17 April. Ketentuan ini telah diatur oleh pemerintah pusat.
"Sejauh ini kebijakannya sebagaimana kita ketahui tanggal 6-17 April kan memang diberlakukan SIKM," tuturnya.
Kendati demikian, Riza menyebut bisa saja nantinya akan ada keputusan mengganti aturan SIKM dalam rapat itu. Menurutnya tak masalah SIKM diganti asalkan bisa mengurangi penularan Covid-19.
"Namun kalau memang ada info, keinginan untuk diganti atau dicari cara lain nanti kita akan diskusikan kembali dengan Polda Metro," pungkasnya.
Baca Juga: Enam Titik Penyekatan di Kota Bogor Jelang Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Jarwinn Solar Panel Solusi Listrik Lebih Hemat Di Saat Viral BBM Naik
-
BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo