Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan melakukan rapat bersama dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Dalam pertemuan yang dilakukan secara virtual itu, Anies diarahkan soal penanganan Covid-19 di masa idul fitri mendatang.
Anies mengatakan pertemuan virtual itu juga diikuti oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI. Mulai dari Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, Pangkoops AU, Danlantamal, Komandan Korps Marinir, Kajati, hingga Kepala PT mengikuti pertemuan itu.
"Kami di DKI Jakarta jajaran forkopimda hadir bersama-sama, jadi semua unsur hadir lalu mendengarkan arahan dari bapak Presiden," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta.
Menurut Anies, Jokowi meminta libur panjang saat idul fitri menjadi perhatian khusus.
Kepala Negara kata Anies, tak ingin momen keagamaan itu nantinya malah membuat kasus corona kembali meroket.
"Beliau sampaikan mengapa penanganan covid ini penting untuk antisipasi libur panjang idul fitri," jelasnya.
Tak hanya itu, Anies juga diminta menyiapkan program untuk membangkitkan perekonomian. Pasalnya banyak masyarakat dan usaha yang terdampak karena pandemi ini.
"Kedua, perekonomian itu juga sama, bagaimana menjaga agar momentum yang sekarang ada agar tetap bisa terus bergerak positif," pungkasnya.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Eks Kepala BPPBJ DKI Dijatuhi 2 Hukuman Ini
Berita Terkait
-
Anies Bakal Umumkan Nasib Pariwisata di Tengah Larangan Mudik Pekan Depan
-
Diajak Kerja Sama Anies, Erick Thohir Siap Percantik Kota Tua-Sunda Kelapa
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Eks Kepala BPPBJ DKI Dijatuhi 2 Hukuman Ini
-
Dikecam! Pria Ini Sebut Jokowi Pakai Dukun dan KRI Nanggala 402 Jadi Tumbal
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko