Suara.com - Racun yang terkandung dalam sate ayam yang dimakan Naba Faiz Prasetya termasuk jenis C dan biasanya terdapat dalam apotas dan obat tikus, kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bantul AKP Ngadi.
"Makanannya positif mengandung racun. Racunnya jenis C. Intinya [racun] ada di bumbu," kata Ngadi dalam laporan Suarajogja, Kamis (29/4/2021).
Racun jenis C mudah sekali didapatkan di tengah masyarakat.
"Mudah ditemukan, bentuknya cair dan padat. Selain di apotas juga ada racunnya. Lalu obat [racun] tikus juga ada," kata dia.
Polisi meminta laboratorium mengirimkan hasil penelitian untuk kepentingan penyelidikan kasus.
Mengenai apakah nanti akan ada autopsi jenazah, kata Ngadi, "Untuk selanjutnya kami serahkan ke kejaksaan untuk autopsi. Jika memang dari penyelidikan ini cukup maka tidak ada autopsi."
Polisi Bantul masih menginvestigasi rekaman CCTV di beberapa area terkait kasus kematian Naba setelah memakan sate ayam yang dibawa bapaknya, Bandiman (47), yang bekerja sebagai driver ojek online pada Minggu (25/4/2021). Sate ayam itu kiriman seorang perempuan yang ditolak oleh penerimanya dan kemudian memberikannya kepada Bandiman.
“Kami masih dalami rekaman kamera CCTV . Selain itu, kami juga meminta keterangan dari saksi. Sejauh ini ada tambahan dua saksi [total ada 6] untuk kasus ini,” kata Ngadi, Rabu (28/4/2021).
Hasil pemeriksaan rekaman CCTV diharapkan dapat mengungkap siapa perempuan yang menemui Bandiman, warga Padukuhan Salakan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, untuk mengantarkan paket makanan.
Baca Juga: Polisi: Bumbu Sate yang Tewaskan Bocah di Bantul Mengandung Racun Jenis C
Ngadi mengatakan jumlah saksi bisa terus berkembang sesuai dengan kebutuhan penyidikan.
“Yang jelas jumlah saksi bisa berkembang terus. Untuk penerima [Tomi] kami sudah komunikasi secara lisan. Nanti teknisnya akan kami perdalam,” kata Ngadi.
Sampai hari ini, polisi masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang menewaskan Naba.
“Kami belum mendapatkan tembusan, sejauh ini. Jadi kami masih menunggu saja,” kata Ngadi.
Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri B. mengatakan kasus kematian Naba telah diambil alih Polres Bantul dari Polsek Sewon.
“Alasannya, kasus ini menonjol dan menyita perhatian publik," kata Wachyu.
Berita Terkait
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja
-
Kerajinan Jogja Sukses Diekspor, Limbah Jadi Produk Bernilai Tinggi di Pasar Global
-
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Maut di Sedayu Bantul, Satu Orang Jadi Tersangka
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!