Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad melalui kuasa hukumnya, Maulana Bungaran melaporkan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lisman Hasibuan ke Bareskrim Polri.
Laporan itu menyusul adanya desakan dari Lisman agar Prabowo Subianto mundur dari Ketua Umum Partai Gerindra. Sebaliknya ia justru mendorong Dasco untuk menggantikan posisi Prabowo tersebut.
Merasa namanya dicatut, Dasco kemudian melaporkan Lisman atas dugaan pencemaran nama baik. Maulana berujar laporan juga atas dugaan penyiaran kabar bohong dan fitnah terhadap dasco.
Adapun desakan Prabowo mundur untuk digantikan Dasco itu, lanjut Maulaja disiarkan Lisman melalui WhatsApp Group. Kekinian laporan yang disampaikan ke Bareskirm Senin kemarin sudah diterima dengan nomor STTL/188/V/2021/BARESKRIM.
"Terkesan apa yang diutarakan oleh saudara terlapor ini, Pak Sufmi Dasco merasa ini tidak benar, tidak sesuai, ataupun bahkan merasa nama baiknya dirugikan. Kenapa? Karena pencatutan nama Pak Sufmi Dasco ini tanpa persetujuan dia, apalagi tidak pernah ada statement dari Pak Dasco sebelumnya untuk permasalahan kesediaan apa gimana bagi ketum dari Gerindra," tutur Maulana dihubungi Suara.com, Selasa (4/5/2021).
Maulana juga menyoroti desakan dari Lisman yang terkesan mengatur-atur Partai Gerindra. Padahal Lisman sendiri, dikatakan Maulana bukan kader. Sementara persoalan terkait ketum adalah ranah internal partai.
"Masalah dia merekomendasikan Sufmi Dasco Ahmad untuk menjadi penggantinya, pengganti Pak Prabowo sebagai Ketum Gerindra, menurut kami itu juga tidak sesuai fakta. Karena masalah tugas Menhan dengan masalah Pak Prabowo menjadi ketum itu kan tidak ada yang saling terganggu," ujar Maulana.
"Masing-masing fungsi ataupun jabatan yang diemban Pak Prabowo itu masing-masing dapat berjalan dengan baik," pungkasnya.
Baca Juga: Suryo Prabowo: Beli Kapal Selam Serumit Minoritas Bangun Rumah Ibadah
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun
-
Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'
-
Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi
-
Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran
-
Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland
-
Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia
-
Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia