News / Internasional
Rabu, 05 Mei 2021 | 16:49 WIB
Sejumlah pasien COVID-19 dirawat di dalam bangsal yang penuh sesak di sebuah rumah sakit di New Delhi, India, Sabtu (1/5/2021). India mencatat lebih dari 400.000 kasus COVID-19 baru untuk pertama kalinya saat gelombang kedua virus corona melanda negara tersebut. Upaya vaksinasi besar-besaran negara itu terhambat di beberapa daerah karena kekurangan pasokan vaksin. ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui/pras.

"Saya lelah berdiri dalam antrean. Saya akan mencoba sekali lagi. Jika saya tidak mendapatkannya, saya akan menyerah," kata Anil Rajapure, seorang petani berusia 49 tahun di kota Satara, Maharashtra.

India telah mengundang Pfizer, Johnson & Johnson dan Moderna Inc untuk menjual vaksin mereka ke negara tersebut tetapi belum ada yang kesepakatan.

Bantuan internasional terus berdatangan di India pada Selasa, 545 konsentrator oksigen dari Amerika Serikat mendarat.

Load More