Suara.com - Kebijakan larangan mudik lebaran yang berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021 membuat operasional kereta api jarak jauh dihentikan sementara.
Meski begitu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) merilis jadwal pemberangkatan kereta dari dua stasiun di Jakarta, yakni dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen yang dikhususkan untuk penumpang yang melakukan perjalanan dinas dan kebutuhan mendesak.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta PT KAI Eva Chairunisa, untuk Stasiun Pasar Senen ada tiga kereta yang beroperasi dengan tiga jadwal yaitu,
- Kereta Api Bengawan (Pasar Senen-Purwosari) pukul 06.30 WIB
- Kereta Api Tegal Express (Pasar Senen-Tegal) pukul 09.20 WIB
- Kereta Api Serayu (Pasar Senen-Purwokerto via Bandung) pukul 09.30 WIB
Sementara untuk Stasiun Gambir, terdapat empat kereta dengan empat jadwal juga, yaitu
- Kereta Api Angrek pagi (Gambir-Surabaya Pasar Turi) pukul 08.00 WIB
- Kereta Api Bima (Gambir-Surabaya Gubeng) pukul 17.00 WIB
- Kereta Api Gajahyana (Gambir-Malang) pukul 18.10 WIB
- Kereta Api Argo Lawu (Gambir-Solobalapan) pukul 20.00 WIB
Sementara untuk persyaratannya dikutip dari laman resmi PT KAI, sebagai berikut;
- Syarat perjalanan bagi pegawai instansi pemerintahan/aparatur sipil negara (ASN), pegawai badan usaha milik negara (BUMN)/badan usaha milik daerah (BUMD), prajurit TNI dan anggota Polri wajib melampirkan surat izin perjalanan.
- Print out surat izin perjalanan secara tertulis dari pejabat setingkat eselon II dengan tanda tangan basah atau elektronik dari pejabat.
- Bagi pegawai swasta melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis dari pimpinan perusahaan dengan dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik pimpinan perusahaan.
- Syarat bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum non pekerja melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis dari kepala desa/lurah yang dilengkapi tanda tangan basah/tanda tangan elektronik kepala desa/lurah. Diketahui, surat izin perjalanan tertulis berlaku secara individual dan hanya berlaku untuk satu kali perjalanan pergi-pulang lintas kota/kabupaten/provinsi atau negara. Surat izin perjalanan juga diwajibkan bagi orang dewasa di atas 17 tahun.
- Selain surat izin perjalanan tertulis, penumpang juga wajib menunjukan surat negatif Covid-19. Surat negatif Covid-19 dapat melalui tes RT-PCR, Rapid Test Antigen, atau GeNose C19 yang berlaku 1x24 jam setelah pengambilan sampel. Bagi usia dibawah 5 tahun tidak mewajibkan untuk melampirkan surat negatif Covid-19.
- Syarat lainnya bagi pelaku perjalanan mendesak non-mudik kereta api adalah menaati protokol kesehatan. Pengguna kereta wajib mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan suhu tubuh kurang dari 37,3 derajat celcius.
- Untuk pembelian tiket pada 6 hingga 17 Mei 2021 dapat dibeli secara online, pada aplikasi KAI Access, aplikasi b2b dan loket stasiun. Namun, bagi penumpang perjalanan kereta pada 6 hingga 17 Mei yang telah memiliki tiket, tetapi tidak memiliki surat izin perjalanan, dan atau hasil negatif Covid-19 tidak diizinkan untuk melakukan perjalanan. Tiket dapat dibatalkan sampai dengan tujuh hari dari tanggal yang tertera pada tiket. Pengembalian bea tunai dikenakan bea sebesar 25 persen dari harga tiket di luar bea pesan dengan pembulatan ke atas pada kelipatan Rp1.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026
-
Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra
-
DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026
-
Agar Siswa Suka Makan Sayur, BGN Akan Libatkan Guru dan Mahasiswa Dalam Pendidikan Gizi di Sekolah
-
Pancaroba Picu Kewaspadaan Superflu di Kabupaten Tangerang, Dinkes Minta Warga Tidak Panik