Militer Israel mengatakan sedang meningkatkan pasukan di Tepi Barat dan dekat Jalur Gaza, di mana warga Palestina telah mengirim balon pembakar ke perbatasan, memicu kebakaran semak di wilayah Israel. Seorang juru bicara militer mengatakan pasukan tambahan di sana sebagian besar akan menjadi pasukan pemadam kebakaran.
Mediator Timur Tengah
Empat mediator Timur Tengah - Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, dan PBB menyatakan keprihatinan atas kekerasan dan potensi penggusuran dimana rumah-rumah milik warga Palestina diambil paksa oleh pendatang Yahudi di Yerusalem.
"Kami menyerukan kepada pihak berwenang Israel untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang akan semakin meningkatkan situasi selama periode Hari Raya Muslim ini," kata para mediator itu dalam sebuah pernyataan.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hukum dan ketertiban akan dipertahankan di Yerusalem seperti halnya hak untuk beribadah.
Rekaman televisi menunjukkan bus jamaah Muslim yang menuju dari kota-kota Arab Israel ke Al-Aqsa dihentikan oleh polisi di jalan raya utama ke Yerusalem.
Berita tentang penghalang jalan menyebar di media sosial, menarik ratusan pemuda dari desa-desa Arab terdekat dan dari Yerusalem.
Lusinan orang mengemudikan mobil mereka dengan cara yang salah menyusuri jalur menuju Yerusalem yang sekarang kosong, menjemput sesama Muslim yang telah meninggalkan kendaraan mereka sendiri untuk memulai perjalanan menanjak dengan berjalan kaki. Beberapa orang meneriakkan dalam bahasa Arab: "Dengan jiwa dan darah kami, kami akan membebaskanmu, Al-Aqsa!"
Polisi mengatakan pihaknya menghentikan hanya mereka yang berencana untuk mengambil bagian dalam kerusuhan sebelum bus diizinkan untuk melanjutkan. Perkelahian terjadi dan rekaman menunjukkan petugas menembakkan granat kejut.
Baca Juga: Indonesia Kecam Aksi Pengusiran Warga Palestina Oleh Israel di Yerusalem
Ketegangan diperkirakan akan tetap tinggi selama beberapa hari ke depan. Mahkamah Agung Israel akan mengadakan sidang tentang penggusuran yang mengizinkan rumah-rumah milik warga Palestina diambil secara paksa oleh pendatang Yahudi di Sheikh Jarrah pada Senin, hari yang sama ketika Israel menandai Hari Yerusalem - perayaan tahunan pencaplokannya atas Yerusalem Timur selama perang Timur Tengah 1967.
Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan. Israel mengklaim seluruh kota sebagai ibu kotanya yang abadi dan tak terpisahkan. Aneksasinya di bagian timur tidak diakui secara internasional. (Antara)
Berita Terkait
-
Indonesia Kecam Aksi Pengusiran Warga Palestina Oleh Israel di Yerusalem
-
Pengusiran Warga Palestina, Berujung dengan Bentrokan di Masjid Al Aqsa
-
Bentrok Polisi dan Jamaah Palestina di Masjid Al Aqsa, Lukai 130 Orang
-
MUI Kecam Aksi Penyerangan yang Dilakukan Polisi Israel di Masjid Al-Aqsa
-
Polisi Israel Bentrok dengan Warga Palestina di Masjid Al Aqsa
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek