Suara.com - Seorang anak laki-laki 4 tahun dari Brooklyn, Amerika Serikat, belanja online tanpa sepengetahuan ibunya. Noah, bocah dengan gangguan spektrum autisme itu memesan es krim hingga puluhan juta.
Menyadur ABC7 NY Selasa (11/5/2021), Noah membeli es loli dengan karakter SpongeBob favoritnya senilai lebih dari USD 2,6 ribu atau setara Rp 37 juta dari Amazon, ketika ibunya sedang lengah.
Tak tanggung-tanggumg, bocah dengan nama lengkap Noah Bryant ini memesan 51 paket es krim Spongebob dan dikirim ke rumah bibinya.
Ibu Noah, Jennifer Bryant berusaha menjelaskan situasinya dan ingin es krim itu diambil kembali oleh Amazon, tapi perusahaan tidak bisa menerimanya karena masalah bahan makanan.
Dengan terpaksa, Jennifer menerima pesanan Noah dan itu artinya, ibu tiga anak ini terjebak dengan tagihan fantastis.
Jennifer lalu membuat postingan di halaman Facebook kampusnya, NYU dan mengatakan ia kebingungan dengan tagihan es krim tersebut. Ia meminta bantuan teman kuliahnya untuk mengurangi beban es krim ini.
Seorang rekannya membantu dengan membuat halaman GoFundMe dan dalam waktu sehari, uang yang terkumpul bisa dipakai untuk menutup biaya tagihan es krim.
Bahkan, dana terakhir yang terkumpul hingga USD 11 ribu dan Amazon mengatakan keluarga Jennifer akan menyumbangkan hasilnya ke badan amal setempat.
Noah termasuk dalam spektrum autisme dan keluarganya mengatakan dana tambahan akan digunakan untuk pendidikannya.
Baca Juga: Bupati Imron Imbau Warga Belanja Online Kebutuhan dan Baju Lebaran
"Sebagai orang tua dari anak yang hidup dengan ASD (gangguan spektrum autisme), semua sumbangan tambahan akan digunakan untuk pendidikan Noah dan dukungan tambahan. Kami tidak bisa cukup berterima kasih. Sungguh."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian
-
Kardinal Suharyo: Doa Pemimpin yang Memaklumkan Perang Tak akan Didengar Tuhan
-
Prajurit TNI Diserang Israel, Pakar HI Bongkar Pelanggaran Serius Pasukan Zionis
-
BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh
-
Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan
-
Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih
-
Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan
-
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon