Suara.com - Arus lalu lintas sejumlah ruas jalan perkotaan Kabupaten Garut, Jawa Barat, macet, Rabu (12/5/2021). Kemacetan terutama terjadi di jalur masuk dan keluar pusat kota menjelang malam takbiran.
Kepadatan arus kendaraan, antara lain terjadi di Jalan Ahmad Yani, Jalan Pramuka, Jalan Bank, Jalan Ciledug, Jalan Cikuray, Jalan Cimanuk, Jalan Veteran.
Kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Garut berupaya mengatur arus lalu lintas untuk mengurai kepadatan antrean kendaraan di pusat kota.
Polisi juga memberlakukan penutupan jalan menuju pusat kota dan mengalihkannya ke ruas jalan lain.
Pengendara bernama Hendi mengatakan kawasan perkotaan Garut ramai oleh kendaraan, pedagang kaki lima, dan masyarakat yang hendak berbelanja.
Ia mengaku hampir satu jam lamanya terjebak kemacetan arus kendaraan di pusat kota.
"Tadinya mau beli baju, lewat dulu perkotaan, tapi macet akhirnya tidak jadi beli," katanya.
Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan sejumlah personel sudah disiagakan di pusat kota untuk mengatur arus lalu lintas pada pengamanan malam takbiran.
Terkait akan diberlakukannya penutupan jalan di pusat kota, Benny menyatakan masih melihat situasi di lapangan, jika terjadi kepadatan akan segera diberlakukan pengalihan arus lalu lintas.
Baca Juga: 723 Personel Dikerahkan di 32 Titik Penyekatan pada Malam Takbiran di Medan
"Kita lihat perkembangan situasi di lapangan, jika arus mulai padat segera dilakukan penutupan dan pengalihan arus," katanya.
Ia menyampaikan selain melakukan pengamanan arus lalu lintas, jajarannya juga terus mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan karena saat ini masih pandemi COVID-19.
"Kami sudah menugaskan personel Polri yang akan selalu memberikan imbauan tentang prokes di tiap titik yang berpotensi terjadi kerumunan," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Idulfitri? Ini Hukumnya dalam Islam
-
Bersamaan dengan Nyepi, Takbiran Idulfitri di Bali Digelar Tanpa Pengeras Suara
-
Kapan Malam Takbiran Idulfitri 2026? Cek Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Tren Mudik Bersama 2026, Cara Efektif Kurangi Macet dan Kendaraan Pribadi
-
7 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Malam Takbiran, Bikin Hati Lebih Tenang
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok