Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuka Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta mulai hari ini, Selasa (18/5/2021). Sejak kembali beroperasi, ribuan warga langsung berkunjung di hari pertama.
Humas Ragunan, Bambang Wahyudi mengatakan hampir 10 ribu pengunjung telah mengunjungi Ragunan. Mereka datang silih berganti sejak jam buka sampai pukul 15.00 WIB.
"Data 9.814 pengunjung Ragunan (di hari pertama)," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).
Sementara itu, ada perbedaan aturan yang diterapkan pada pembukaan Ragunan kali ini. Bambang menyebut pihaknya menambah kapasitas pengunjung jadi 30 ribu orang.
Sebelum ditutup, jumlah pengunjung yang boleh ditampung Ragunan adalah 17 ribu orang. Namun daya tampung 30 ribu itu disebutnya masih 30 persen dari total kapasitas.
"Kapasitas 30 persen, 30 ribu (pengunjung)," pungkasnya.
Sebelumnya, tempat wisata Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Ancol kembali dibuka pada hari ini, Selasa (18/5/2021).
Sebelumnya, ketiga tempat wisata di Jakarta yang menjadi favorit warga DKI Jakarta itu ditutup sementara.
Penutupan sementara berlaku pada 16-17 Mei 2021. Penutupan dilakukan karena pengunjung yang membeludak pada, Sabtu (15/5/2021).
Baca Juga: Bikin Anies Murka, 239 PNS Bakal Dijatuhi Sanksi
Melalui akun Instagram resminya, pihak Ancol memastikan akan membuka kembali tempat wisata mulai hari ini.
Pengunjung yang mau liburan ke Ancol wajib membeli tiket secara online. Pemesanan tiket dilakukan paling lambat dilakukan H-1 jelang kedatangan.
"Pembelian tiket wajib online di Ancol.com atau dimedia partner resmi Ancol ya, dan untuk pembelian tiket paling lambat H-1, tidak berlaku hari H kedatangan atau on the spot," tulis @ancoltamanimpian dikutip SuaraJakarta.id, Selasa (18/5/2021).
Untuk jam operasional wisata di Ancol, untuk kawasan pantai dibuka mulai pukul 06.00-21.00 WIB.
Sedangkan untuk unit rekreasi mulai dibuka pada pukul 10.00-17.00 WIB.
Kabar dibukanya kembali wisata di TMII juga disampaikan pengelola TMII melalui akun Instagram resminya, @tmiiofficial.
Pihak TMII membatasi jumlah pengunjung sebanyak 30 persen dari kapasitas normal.
"Hai, Sobat Budaya. Berdasarkan Surat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta No. 1790/-1.858.2 Taman Mini Indonesia Indah TUTUP SEMENTARA 16-17 Mei 2021. Dan dibuka kembali 18 Mei 2021 dengan kapasitas 30% (18.000)," demikian pengumuman dari pihak TMII.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?