Suara.com - Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad menilai kebijakan pelarangan mudik lebaran yang dilakukan pemerintah sudah cukup berhasil. Pelarangan mudik berdampak menurunkan migrasi masyarakat ke daerah, kendati masih ada yang nekat.
Menurut Dasco tanpa dilakukan mitigasi melalui kebijakan pelarangan mudik, tidak terbayang angka positif Covid-19 akan melonjak drastis akibat perpindahan masyarakat. Pasalnya aktivitas mudik memunculkan keramaian dan kerumunan.
"Menurut saya pemerintah cukup berhasil dalam mencegah penyebaran Covid 19 dengan melarang warga untuk mudik. Meski masih ada sebagian kecil yang nekat mudik, tapi bagi saya secara keseluruhan sudah cukup berhasil," kata Dasco dalam keterangannya, Rabu (19/5/2021).
Namun di sisi lain Dasco menyesalkan masyarakat yang masih nekat mudik. Terlebih dengan adanya oknum masyarakat yang bahkan melawan aparat kepolisian saat saat diberhentikan, seperti yang videonya viral di kawasan Bekasi, Sukabumi dan Banten.
Seharusnya, kata Dasco, masyarakat memiliki kesadaran dan memahami pertimbangan kenapa pemerintah membuat kebijakan pelarangan mudik.
"Semua orang pasti ingin merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman. Tapi kondisi saat ini tidak memungkinkan. Kita tidak hidup sendirian, jadi kita tidak boleh menggampangkan situasi pandemi ini ," ujar Dasco.
Berita Terkait
-
3.464 Orang Kena Penyekatan Larangan Mudik di Kota Singkawang
-
Hampir Seribu Kendaraan Diusir di Operasi Ketupat Kapuas 2021
-
Masa Larangan Mudik, 56 Orang Positif Covid-19 di Terminal Jakarta
-
Larangan Mudik Berakhir, Penumpang di Bandara Kualanamu Capai 15 Ribu
-
Larangan Mudik Selesai, Terminal Poris Plawad Tangerang Mulai Ramai Pemudik
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta