Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan kamar seorang siswi SMP yang langsung terhubung dengan gedung sekolahnya viral di media sosial baru-baru ini.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @xoxojean_, Senin (24/5/2021) seorang siswi menunjukkan betapa dekatnya jarak antara rumah ke sekolahnya.
Ia yang saat itu sedang berada di kamar, beranjak membuka pintu yang langsung tembus ke ruang kepala sekolah di SMP tempat siswi itu menimba ilmu.
Dari dalam kamarnya, jika pintu dibuka akan terlihat foto Garuda Pancasila yang bersanding dengan foto Presiden dan Wakil Presiden. Ada juga meja kerja dan sofa khas perabotan ruangan kepala sekolah.
"Sekolah tinggal lewat ruangan kepsek," tulis pemilik akun Tiktok tersebut di kolom deskripsi video unggahannya.
Selanjutnya, sisiw tersebut tampak membuka pintu depan ruang kepala sekolah. Dari sudut itu, ia sudah bisa melihat lapangan sekolah dan deretan ruang kelas yang jaraknya amat dekat.
Ia juga memperlihatkan layar HP yang memuat rute perjalanan dari lokasinya (rumah) ke sekolah. Di sana tertera keterangan yang menyebut jarak tempuh hanya 10 meter, dengan waktu tempuh terltulis 0 menit.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menyoroti jarak antara rumah dan sekolah yang sangat dekat.
Beberapa dari mereka menyebutkan beberapa keuntungan punya rumah menempel dengan sekolah. Ada juga yang menyebutkan kerugiannya.
Baca Juga: Viral Pengamen Ondel-ondel Minta Paksa Uang Warga Sampai Berkata Kasar
"Enak kali ya, istirahat bisa rebahan di kamar, main HP," tulis warganet dengan akun wayy_kasep28.
"Nggak usah bawa baju ganti pas mapel olahraga, nggak usah bawa duit jajan kalau istirahat tinggal pulang. Nggak bisa alasan salah bawa buku, macet, nunggu ojek," tulis warganet lain dengan akun Org.
"Mampus nggak bisa bohong kalau mau bolos," tulis warganet dengan akun andrirvnsyh.
"Ketika nggak hadir, tinggal dicari di ruang kepsek," tulis warganet lain dengan akun Tsukoyomi.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Pastikan Tak Ada Al Quran Dibakar, Polisi: Pelaku Upload Ulang Video Konten Lain
-
Lelaki Salat Saat Daki Gunung, Warganet Perempuan Ramai Pengen Di-Imami
-
Logo Unik di Nasi Box Ini Mencuri Perhatian, Bikin Penasaran Isiannya
-
Masak Di Dapur Teman, Wanita Syok Nemu Buntalan Aneh di Kuah, Ternyata ini
-
Viral Pengamen Ondel-ondel Minta Paksa Uang Warga Sampai Berkata Kasar
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran