Suara.com - Curhatan nyesek pria saat membuka paket berisi orderan barang yang dipesan online menjadi viral. Bagaimana tidak, ia memesan baju koko namun yang datang malah baju dangdut.
Peristiwa ini dibagikan oleh akun Twitter Txt Dari Online Shop (@txtdarionlshop) pada Kamis (27/5/2021). Hingga berita ini dibuat, curhatan pria itu sudah di-retweet lebih dari 1,8 ribu kali dan banjir 11 ribu tanda suka.
Dalam cuitan itu, dibagikan tangkapan layar WhatsApp Story sang pria yang bernama Arafi. Ia memamerkan baju koko yang datang sambil marah-marah.
"Goblog pesen baju koko yang dateng malah baju dangdut," tulisnya dengan emoji menangis di WhatsApp Stories seperti dikutip oleh Suara.com, Kamis (27/5/2021).
Terlihat baju koko itu seperti terbuat dari kain perca karena terlihat seperti tambal sulam. Potongan kain itu terdiri dari berbagai warna.
Mulai dari warna biru, putih, dan merah muda. Semua kain perca yang berbeda warna dan ukuran itu kemudian dijahit menjadi baju koko.
Arafi lantas memakai baju koko unik itu yang satu setel dengan celana. Saat dipakai, ia seperti sedang memakai daster. Ia kemudian berpose di depan kaca sambil meledek diri sendiri.
"Hayu arisan," ajaknya.
Meski mendapatkan orderan yang tidak sesuai, namun Arafi mengaku sudah ikhlas. Hal ini karena ia malas komplain dan ribut-ribut.
Baca Juga: Ngeluh Alot saat Makan Onigiri, Ternyata Pria Ini Santap Bahan Tak Terduga
"Nyesek anjir. Mau komplain males ribut," aku Arafi.
Sontak, penampilan sang pria dengan baju koko mirip baju dangdut itu langsung menjadi bulan-bulanan warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak menanggapi pria itu.
"Tinggal tambah kerudung dan ganti nama jadi Arafah dah cocok tuh kak, yu bisa yu," ledek warganet.
"Bisa-bisanya dikirim baju daster emak-emak. Mas sebelum pesen di olshop dicek dulu atuh, biasanya kan banyak tuh yang ngereview olshop, biar tau sellernya serius apa gak," saran warganet.
"Dia terlihat sangat tertekan," celutuk warganet.
"Gak apa mas. Salah beli. Kalau salah mencinta. Seumur hidup lupainya," canda warganet.
Berita Terkait
-
Menyentuh Hati, Viral Kisah Pengamen Robocob di Pontianak
-
Viral Curhat Pengantin: Pacaran Hobi Hedon Jutaan, Pas Nikah Keluar 30 Ribu Mikir Panjang
-
Kesaksian Warga soal Rumah Mewah Terbengkalai: Sering Dipakai Pesta dan Didatangi Cewek
-
Pesan Baju Koko, Pria Ini Bikin Ngakak Pamerkan Penampakannya: Hayu Arisan
-
Pria Hitung Penghasilan Jadi Tukang Parkir, Sebulan Bisa Capai Rp 6 Juta
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir