Suara.com - Seorang wanita di Turki mengeluh sakit luar biasa setelah menjalani operasi pengencangan perut. Rupanya dokter bedah berlaku ceroboh dan meninggalkan sebuah gunting di dalam perutnya.
Menyadur Mirror Minggu (30/05), wanita 61 tahun bernama Nurcihan Ogmenini sudah mengeluh pada dokter bedah tentang rasa sakitnya namun ia diberitahu bahwa itu normal setelah operasi.
Outlet berita lokal AHaber mengatakan kelebihan kulit di perut Nurcihan telah diangkat oleh ahli bedah inisial LA, dalam operasi yang berlangsung hampir lima jam.
Ia dipulangkan keesokan harinya tapi kembali ke rumah sakit setelah perutnya bengkak dan dia mengalami kesakitan parah. Dokter hanya berkata ini normal dan akan berlalu.
Wanita itu kemudian pergi bersama suaminya, Kubdettin Ogmen ke Rumah Sakit Negara Bagian Soke karena gejalanya berlanjut selama dua bulan.
Hasil rontgen menunjukkan bahwa Nurcihan memiliki sisa gunting di perutnya. Ia lalu kembali ke ahli bedah yang menangani sebelumnya dan mengambil gunting itu dengan cara operasi yang menghabiskan waktu hingga dua jam.
"Setelah operasi, rasa sakit saya semakin parah. Saya masih merasakan sakitnya dan belum pulih sepenuhnya."
"Ini menjadi sangat parah sehingga saya pergi untuk check-up hampir setiap minggu. Dokter tidak mempercayai saya dan menyuruh saya pergi dengan mengatakan bahwa saya hanya perlu bersabar.
"Setiap kali dia menolak saya, dia sama sekali tidak tertarik untuk mendengarkan saya. Saya tidak bisa menjelaskan rasa sakit yang luar biasa yang saya rasakan padanya.
Baca Juga: Gara-Gara Unggahan Ini, Isu Astrid Tiar Operasi Plastik Ramai Dibahas Lagi, Kenapa?
Nurcihan mengajukan keluhan kepada pihak berwenang tentang ahli bedah tersebut bersama dengan administrasi rumah sakit dan personel medis lainnya yang terlibat dalam operasi tersebut. Pejabat rumah sakit belum berkomentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!