Suara.com - Firli Bahuri memimpin langsung proses pelantikan terhadap 1.271 pegawai KPK yang resmi berstatus sebagai pegawai negeri sipil. Firli juga membimbing ribuan ASN dari KPK itu untuk mengucap sumpah jabatan.
Proses pelantikan pegawai KPK menjadi ASN itu yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (1/6/2021) secara daring. Saat pengambilan sumpah jabatan, para pegawai KPK yang kini berstatus ASN karena dinyatakan lulus tes wawasan kebangsaan mengikuti ucapan yang disampaikan Firli.
1.271 pegawai KPK itu kini menjadi pegawai negeri seusai dengan Undang-undang KPK nomor 19 tahun 2019 yang sebelumnya direvisi.
"Bahwa saya akan menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan melaksanakan tugas kedinasan yang diberikan kepada saya, dengan penuh pengabdian dan kesadaran," kata Firli.
Kemudian prosesi penandatanganan peralihan pegawai KPK dan serah terima pakaian seragam Kopri.
Adapun prosesi pelantikan hanya dihadiri 53 pegawai dan pejabat struktural KPK sebagai perwakilan. Rangkaian acara terdiri dari Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Madya, serta Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator.
Prosesi pelantikan dihadiri para pimpinan KPK dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK, mereka di antaranya adalah Wakil KPK Nurul Ghufory, Lili Pintauli Siregar, dan Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean beserta anggotanya.
Selain itu turut hadir Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian PAN RB.
Baca Juga: Siang Ini, 1.271 Pegawai KPK Akan Dilantik Menjadi ASN
Tag
Berita Terkait
-
Pelantikan ASN 1.271 Pegawai KPK Dijaga Ketat, Barracuda dan Water Cannon Tutup Jalan
-
Siang Ini, 1.271 Pegawai KPK Akan Dilantik Menjadi ASN
-
Agar KPK Tak Kolaps, Jokowi Dianjurkan Angkat Penyidik dari Polri dan Kejaksaan
-
1.271 Pegawai KPK Dilantik Jadi ASN Hari Ini, Prosesi Pelantikan Digelar Daring
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia