Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belakangan ini dinilai terlalu sibuk mengurusi permasalahan sepeda road bike. Padahal, seharusnya Anies lebih fokus menangani pandemi Covid-19.
Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan mengatakan belakangan ini angka penularan Covid-19 kembali meningkat. Ia meminta agar Anies lebih fokus mengurus masalah yang dinilainya lebih penting ini.
“Lebih baik Anies Baswedan fokus kerja urus penanganan pandemi Covid-19 di Jakarta,” ujar Tigor saat dikonfirmasi, Rabu (2/5/2021).
Terbaru, Anies berencana membuat jalur tambahan bagi sepeda road bike di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. Nantinya pesepeda akan dibuatkan jalur lagi di atas jalan raya untuk kendaraan umum.
Menurut Tigor, seharusnya kebijakan ini tidak dijalankan. Sebab, dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan disebutkan pesepeda wajib menggunakan jalur paling kiri.
“Tidak usah urus road bike karena sudah ada peraturannya. Jalan raya ya untuk sarana transportasi, bukan untuk road bike,” katanya.
Menurutnya Anies hanya perlu menjalankan aturan ini saja. Tindakan selanjutnya adalah dengan menindak pesepeda yang melanggar dan menggunakan jalur kendaraan bermotor.
“Ayo polisi tindak tegas pesepeda road bike, jika mereka melanggar undang-undang. Tindakan tegas adalah untuk keselamatan pesepeda road bike itu sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.
Baca Juga: Sebut Prabowo dan Airlangga Layak Jadi Presiden, Natalius Pigai: Anies Baswedan Sabar Dulu
Berita Terkait
-
Sebut Prabowo dan Airlangga Layak Jadi Presiden, Natalius Pigai: Anies Baswedan Sabar Dulu
-
Anies Izinkan Pesepeda Road Bike Pakai Jalur Motor, Pengamat: Kebijakan Sombong!
-
Best 5 Oto: Stellantis Sematkan Kecerdasan Buatan, Nabila Putri Motoran Camori
-
Jabar Dapat Opini WTP, Anies Baswedan ke Ridwan Kamil : Selamat Kang!
-
Selesai Uji Coba, JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Jadi Jalur Sepeda Permanen
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi