Suara.com - Beredar foto sesosok jenazah diduga pasien positif Covid-19 yang dilempar ke laut hanyut hingga ke Sabah, Malaysia.
Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Barin Gimin. Ia mengunggah beberapa foto nelayan yang sedang menjaring ikan di lautan.
Dari hasil tangkapan jaring, nelayan tersebut menemukan sesosok pria yang tak bernyawa.
Berikut narasi yang diunggah oleh akun tersebut:
"Mayat Covid-19 yang di buang laut di India sampai di sabah siapa berani makan sudah patutlah ikan sekarang lain macam rasanya.!!!"
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Senin (7/6/2021), klaim yang menyebutkan jenazah Covid-19 yang dibuang di Laut India hanyut sampai Malaysia adalah klaim yang salah.
Setelah ditelusuri, ternyata foto-foto tersebut sudah beredar pada tahun 2014 dan 2017 lalu kemudian diunggah ulang dengan mengaitkan pandemi Covid-19 di India.
Baca Juga: CEK FAKTA: Video Jokowi 'Orang Kaya Baru' Pamer Mobil Mewah Mercedes-Benz, Benarkah?
Foto identik diunggah oleh portal berita Malaysia pada 11 Desember 2014 yang melaporkan temuan mayat hampir membusuk saat sedang menangkap ikan di laut.
Foto identik lainnya diunggah di Brilio.net pada 2 Juni 2017 menemukan mayat yang tersangkut di jaring saat sedang menangkap ikan di laut.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut jenazah Covid-19 yang dibuang di laut India hanyut ke Malaysia adalah klaim yang salah.
Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang salah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional