Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan kebiasaan unik orang Thailand yang kerap makan ikan hidup menjadi viral. Terlihat, orang Thailand asyik menyantap sejumlah menu makanan yang mengandung ikan hidup.
Tayangan itu ramai dikomentari oleh warganet Indonesia setelah dibagikan ulang oleh akun Instagram @makassar_iinfo. Hingga berita ini dibuat, video itu telah disaksikan lebih dari 65 ribu kali.
"Kebiasaan yang tak lazim warga Thailand yang makan ikan hidup-hidup," tulisnya dalam caption akun Instagram seperti dikutip oleh Suara.com, Selasa (8/6/2021).
Dalam video, nampak seorang pemuda Thailand sedang makan di sebuah warung. Di mejanya, ada berbagai jenis porsi makanan yang dimasak berbeda.
Menariknya, hampir semua masakan yang disajikan di meja pemuda itu mengandung ikan yang masih hidup. Saat mau disantap, ikan itu masih bergerak menggeliat di mangkok.
Namun, pemuda itu tidak merasa terganggu. Ia dengan santai mengambil ikan yang masih hidup itu dan memasukkan ke dalam mulutnya. Makanan itu disantap dengan lahap.
Pemandangan itu langsung membuat ngeri warganet Indonesia yang tidak terbiasa memakan ikan hidup. Mereka menuliskan beragam komentar syok.
"Ga geli apa ya," komen warganet.
"Di dalam perut baru masak nanti," celutuk yang lain.
Baca Juga: Cadangan Devisa Hingga Akhir Mei Turun Jadi 136,4 Miliar Dolar AS
"Mending puasa," sahut warganet.
"Bukan masalah mentah nya, apa gak sakit tuh di tenggorokan pas nelen?," tanya yang lain.
"Kriuk kriuk amis," kata warganet.
"Aneh-aneh memang disana," timpal yang lain.
Pahami Bahaya Makan Ikan Mentah
Menyadur dari Healthline, memakan ikan mentah dapat menimbulkan penyakit. Hal ini disebabkan bakteri dan parasit yang terkandung dalam ikan belum terbunuh jika tidak dimasak.
Semua makhluk hidup, termasuk ikan memiliki kandungan parasit. Parasit tersebut tidak muncul akibat kontaminasi, melainkan suatu hal yang pasti ada. Pada ikan mentah, jenis parasit yang bisa ditemukan adalah bakteri Salmonella.
Parasit ini biasanya akan mati jika ikan dimasak sampai matang dengan cara yang benar. Namun jika tidak dimasak, parasit itu bisa menimbulkan dampak negatif pada kondisi kesehatan, seperti serangan penyakit atau keracunan makanan.
Gejala yang bisa dirasakan saat mengonsumsi ikan mentah adalah muntah, diare, sakit perut, hingga gangguan kesehatan lainnya.
Berikut sejumlah parasit dalam ikan yang bisa menganggu kesehatan manusia:
1. Cacing hati
Cacing hati adalah keluarga cacing pipih parasit yang menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai opisthorchiasis. Infeksi paling sering terjadi di daerah tropis Asia, Afrika, Amerika Selatan, dan Eropa Timur.
Para peneliti memperkirakan bahwa sekitar 17 juta orang di seluruh dunia, sebagian besar di Asia Tenggara, terkena opisthorchiasis.
Cacing hati dewasa berada di hati manusia yang terinfeksi dan mamalia lain, di mana mereka memakan darah. Mereka dapat menyebabkan pembesaran hati, infeksi saluran empedu, peradangan kandung empedu, batu empedu dan kanker hati.
Penyebab utama opisthorchiasis tampaknya adalah mengkonsumsi ikan mentah atau dimasak dengan tidak benar. Tangan yang tidak dicuci dan permukaan persiapan makanan yang kotor serta peralatan dapur juga berperan.
2. Cacing Pita
Cacing pita ikan ditularkan ke orang yang memakan ikan air tawar mentah atau setengah matang atau ikan laut yang bertelur di sungai air tawar. Ini termasuk salmon.
Mereka adalah parasit terbesar yang diketahui menginfeksi manusia, mencapai panjang hingga 49 kaki (15 meter). Para ilmuwan memperkirakan bahwa hingga 20 juta orang mungkin terinfeksi di seluruh dunia.
Sementara cacing pita ikan sering tidak menimbulkan gejala, mereka dapat menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai diphyllobothriasis. Gejala diphyllobothriasis biasanya ringan dan termasuk kelelahan, ketidaknyamanan perut, diare atau sembelit.
Cacing pita juga dapat mencuri sejumlah besar nutrisi dari usus inang, terutama vitamin B12. Ini dapat berkontribusi pada tingkat atau kekurangan vitamin B12 yang rendah.
3. Cacing Gelang
Cacing gelang merupakan parasit yang dapat menyebabkan penyakit yang disebut anisakiasis. Cacing ini hidup di ikan laut, atau ikan yang menghabiskan sebagian hidupnya di laut, seperti salmon.
Infeksi paling sering terjadi di daerah di mana ikan sering dimakan mentah atau diasinkan ringan atau diasinkan, termasuk Skandinavia, Jepang, Belanda, dan Amerika Selatan.
Tidak seperti banyak parasit yang terbawa ikan lainnya, cacing gelang anisakis tidak dapat hidup pada manusia untuk waktu yang lama.
Mereka mencoba menggali ke dalam dinding usus, di mana mereka terjebak dan akhirnya mati. Ini dapat menyebabkan reaksi kekebalan yang parah yang menyebabkan peradangan, sakit perut, dan muntah.
Video yang menjadi viral di Instagram ini bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Cadangan Devisa Hingga Akhir Mei Turun Jadi 136,4 Miliar Dolar AS
-
Timnas Indonesia Dibantai Vietnam, Nama Luis Milla Kembali Menggema
-
Kisah Gadis Cantik Berikan Surprise Motor Sport ke Ayahnya, Ekspresinya Tak Terduga
-
Diremehkan Gayanya Sederhana, Pas Mampir ke Rumah Orang Ini Ternyata Juragan
-
Pernah Kemalingan, Anak Kos Ini Tempel Pesan Kocak di Depan Pintu
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!
-
WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis
-
Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D