Suara.com - Polisi mengklaim telah memeriksa lima orang saksi dalam kasus dugaan pembunuhan perempuan berinisial RM (30) di sebuah kos-kosan Jalan Galunggung II, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat. Satu dari lima saksi yang diperiksa ialah mantan suami korban.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono menyebut saksi-saksi lain yang diperiksa merupakan keluarga dan tetangga korban.
"Sudah lima saksi, salah satunya mantan suami korban," kata Joko saat dikonfirmasi, Kamis (10/6/2021).
Joko enggan membeberkan lebih dahulu sosok terduga pelaku dalam kasus pembunuhan ini. Sebab, hingga kekinian penyidik masih terus berupaya mengungkap tuntas kasus tersebut.
"Kami masih bekerja, mohon doanya," katanya.
Korban Pembunuhan
RM ditemukan tewas dalam kondisi telentang serta kepala tertutup sprei dan bantal di kamar kosannya pada Minggu (6/6) kemarin. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh mantan suaminya.
"Kami menduga telah terjadi tindak pidana pembunuhan. Jadi meninggalnya bukan karena sakit," kata Joko kepada wartawan, Selasa (8/6).
Dugaan pembunuhan itu, kata Joko, diketahui berdasar hasil autopsi. Hasil autopsi dari jenazah korban ditemukan adanya luka pada bagian leher.
Baca Juga: Sebelum Ditemukan Tewas Dibunuh, Korban Sempat Cerita Sering Dikunjungi Mantan Suami
"Hasil dari pemeriksaan tim medis. memang ada bekas-bekas kekerasan. Ada di sekitar leher itu luka seperti tekanan. Demikian hasil autopsinya," bebernya.
Sering Dikunjungi Mantan Suami
Belakangan, sosok mantan suami RM disebut sering mengunjungi korban. Selain itu, korban juga diketahui kerap menerima tamu pria.
Hal itu diungkapkan oleh Hadi, tetangga RM. Menurut Hadi beberapa pria itu kerap berkunjung ke kostan RM pada siang hari.
“Banyak laki-laki temanya dia,” kata Hadi saat ditemui Suara.com, Rabu (9/6) kemarin.
Kepada Hadi, RM sempat bercerita jika dirinya telah bercerai dengan suaminya. Namun, mantan suaminya itu masih suka menemuinya.
“Saya tanya ke dia, ‘emang suamimu datang ke sini?’ masih kata dia,” tutur Hadi.
Meski begitu, Hadi mengklaim tak mengenal sosok mantan suami RM. Pasalnya, dia tak pernah diperkenankan oleh korban. Selain itu ada banyak pria lain yang juga kerap berkunjung ke kostan RM.
“Jadi saya nggak tahu yang mana mantan suaminya,” katanya.
Berita Terkait
-
Sebelum Ditemukan Tewas Dibunuh, Korban Sempat Cerita Sering Dikunjungi Mantan Suami
-
Kesaksian Tetangga Sebelum RM Tewas di Cengkareng: Pergi 2 Minggu-Warnai Rambut
-
Sebelum Tewas Terbungkus Selimut di Indekos Cengkareng, RM Curhat soal Eks Suami
-
Wanita Indekos di Cengkareng Tewas Terbungkus Seprai, RM Sempat Curhat Masalah Gaji
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?