Suara.com - Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto membantah adanya pertemuan antara Jenderal Budi Gunawan alias BG dengan Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi. Pertemuan itu sempat diungkap Rizieq saat membacakan nota pembelaan alias pleidoi dalam sidang kasus tes swab RS Ummi di PN Jakarta Timur, kemarin.
Terkait klaim Rizieq, Wawan mengaku jika BIN tak pernah melakukan pertemuan dengan Habib Rizieq.
Disitat dari Hops.id--jaringan Suara.com, awalnya Wawan membantah ada surat perjanjian Habib Rizieq dengan BIN. Dalam arsip BIN, tidak ada tuh dokumen surat yang dimaksud Habib Rizieq. Kebenaran surat itu bisa pasti secara hukum setelah uji forensik.
Menurut Wawan, biarlah hakim yang menguji klaim surat Habib Rizieq dengan BIN lantaran hal itu disampaikan di muka persidangan.
Tak Ada Surat Perjanjian Rizieq dengan BIN
Wawan mengonfirmasi dalam arsip BIN tidak ditemukan dokumen surat perjanjian yang dibacakan Habib Rizieq dalam pledoi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis kemarin.
Dia menjelaskan biasanya BIN meneken perjanjian atau MoU itu dengan lembaga bukan dengan perorangan.
Wawan mengakui belum pernah melihat surat perjanjian Habib Rizieq dan BIN yang dimaksud, makanya dia tak berani mengonfirmasi ada atau tidaknya surat perjanjian itu.
Namun demikian, tegas dia, dalam arsip tidak ditemukan surat itu dan tidak lazim BIN meneken perjanjian dengan perorangan.
Baca Juga: Tegas! Rocky Gerung ke Yandri Susanto: You DPR Tugasnya Periksa Pikiran Pemerintah
“Soal surat, saya belum pernah melihat surat tersebut. Selama ini MoU hanya dilakukan antar lembaga, bukan dengan perorangan. Pada setiap MoU biasanya dituangkan dalam surat dan kop suratnya berlogo instansi resmi,” ujar Wawan kepada Hops melalui pesan pendek, Jumat (11/6/2021).
Pria yang menjabat Deputi VII BIN itu mengatakan lantaran perihal surat perjanjian itu muncul dari mulut Habib Rizieq, maka yang bertanggung jawab membuktikan benar adanya surat perjanjian itu ya yang bersangkutan dong.
“Di BIN sendiri tidak ada arsip surat dimaksud, biasanya jika ada MoU pasti ada arsip. Maka seyogyanya perihal surat tersebut ditanyakan otentikasinya ke MRS (Muhammad Habib Rizieq Shihab)” kata dia.
Mengenai kebenaran surat itu, Wawan mengatakan BIN menyerahkan kepada hakim. Sebab klaim surat perjanjian itu disampaikan Habib Rizieq di muka persidangan.
“Karena ini sudah masuk di persidangan, maka jika surat tersebut ditunjukkan, hakimlah yang menilai keabsahan dan kebenaran surat itu secara hukum setelah ada uji forensik,” kata Wawan.
Budi Gunawan Tak Bertemu Habib Rizieq
Berita Terkait
-
Beda Pendapat, Jusuf Kalla Marah ke Habib Rizieq Shihab
-
Habib Rizieq Shihab Blak-blakan Diminta Dukung Program Jokowi Sebelum Pulang ke Indonesia
-
Bacakan Pledoi Kasus Tes Swab, Habib Rizieq: Hentikan Proses Hukum yang Zalim
-
Sebut Menag dan DPR Sebar Hoaks Pembatalan Haji, Rizieq: Tak Satu Pun Mereka Dituntut
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu