Suara.com - Seekor lumba-lumba di Ukraina mengigit tangan anak laki-laki berusia enam tahun hingga berdarah. Menyadur Daily Mail Senin (14/06), lumba-lumba itu keliru dan mengira ia akan diberi makanan.
Bocah tak dikenal itu digigit lumba-lumba di Nemo Dolphinarium yang terletak di Odessa, Ukraina pada hari Minggu. Rekaman detik-detik ia diterkam lumba-lumba viral di media sosial.
Video menangkap momen saat bocah itu berdiri dengan tangan terentang dan lumba-lumba melompat keluar dari air lalu menggigit tangan bocah malang itu.
Tangannya langsung terluka dan ia dilarikan ke rumah sakit dengan luka yang dalam dan diberi beberapa jahitan. Pelatih lumba-lumba mengatakan hewan itu tidak lapar atau agresif.
Pejabat menambahkan insiden itu terjadi setelah pengunjung diperingatkan untuk tidak mendekati tepi kolam atau memasukkan tangan mereka ke dalam air.
Rekaman itu, difilmkan oleh ibunya yang langsung menangkap sang anak dengan memegang telapak tangannya di atas kolam. Bocah yang ketakutan itu berteriak kesakitan dan hewan mamalia langsung melepas gigitannya.
Olena Komogorova, pelatih kepala Dolphinarium, mengatakan lumba-lumba memahami jika sebuah tangan, terentang di atas air itu berarti seseorang menawarkan hadiah.
Sang ibu membela dan berkata anaknya memegang tangannya di atas air untuk mencoba membelai lumba-lumba. Ia menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang terjadi dan tak akan menuntut pihak akuarium.
Administrasi Dolphinarium berencana untuk memperkuat langkah-langkah keamanan setelah insiden itu, kata media lokal.
Baca Juga: Beda Dugong, Pesut, dan Lumba-Lumba, Jangan Salah Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan