Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan jika peluncuran roket SpaceX ke luar angkasa tidak nyata dan hanyalah editan saja.
Narasi ini dibagikan oleh akun Twitter THE FLAT EARTHER (@TheFlatEartherr). Akun ini menyebut penerbangan roket SpaceX ke luar angkasa selama ini hanyalah editan saja.
Hal itu dibuktikan akun ini dengan menunjukkan gambar adanya sosok manusia yang sedang duduk saat roket meluncur ke ruang angkasa.
Sosok manusia itu duduk di ruang terbuka, tepat di pinggir grain silo (badan roket yang berbentuk tabung) saat prototipe Space-X sedang perjalanan menuju ruang angkasa. Atas bukti itu, akun ini mengklaim jika peluncuran roket hanya editan.
Adapun narasi yang dibagikan adalah sebagai berikut.
"Remember that time FakeX forgot to Photoshop out the guy sitting on their grain silo that they try and pass off as a 'space ship'."
Terjemahan:
"Ingatkah saat itu FakeX lupa untuk mem-Photoshop orang yang sedang duduk di grain silo, yang mana saat itu mereka mencoba untuk menjadi kapal luar angkasa."
Lantas benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: YouTube Siap Blokir Iklan Politik, Alkohol, dan Perjudian
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan media Suara.com, narasi yang menyebut jika peluncuran roket SpaceX itu hanya editan adalah salah.
Faktanya, sosok yang dianggap manusia oleh akun @TheFlatEartherr sebenarnya adalah boneka atau manekin. Manekin digunakan sebagai penggambaran ukuran Grasshoper dalam percobaan peluncuran roket Space-X.
Grasshoper adalah prototipe roket lepas landas yang digunakan dalam percobaan peluncuran roket Space Exploration Technologies (SpaceX), sebelum roket benar-benar dilepas ke ruang angkasa.
CEO Space-X, Elon Musk menjelaskan bahwa boneka koboi yang diletakkan di roket Space-X digunakan sebagai penggambaran ukuran Grasshoper. Elon Musk mempostingan tweet-nya pada tahun 2012 saat percobaan roket Space-X tersebut dilaksanakan.
KESIMPULAN
Berita Terkait
-
Tempat Foto Pengantin Sempit, Saksi Nikah sampai Tahan Jendela di Kepala
-
Viral Pengantin Bagikan Amplop saat Acara Pernikahan, Aksinya Jadi Inspirasi
-
Numpang Istirahat di Emperan Toko, Penjual Anyaman Berzikir Tunggu Pembeli
-
Nikah 2 Hari Usai Kecelakaan, Ibu Wali Kelas Terharu Dikado HP
-
Tak Habis Pikir, Viral Curhatan Ojek Online Disuruh Bawa 4 Kambing
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi