Suara.com - Seorang pria berumur 76 tahun menyitat perhatian dunia. Lelaki India itu memiliki 39 istri. Terkini, pria yang dikaruniai 94 anak itu dilaporkan baru saja meninggal dunia. Hal itu diungkap oleh ketua menteri negara bagian tempat dia meninggal sebagaimana dilaporkan Reuters yang dilansir VOA Indonesia, Selasa (15/6/2021).
Pria itu selama ini disebut-sebut sebagai kepala keluarga terbesar di dunia. Dengan 39 orang istri, cerita kehidupan pria tersebut tentu membuat penasaran banyak khalayak.
Zoramthanga, Ketua Menteri Mizoram, dalam cuitan di Twitter, mengatakan Ziona Chana, ketua sekte Kristen setempat yang memperbolehkan poligami, meninggal pada Minggu (3/6/2021) waktu setempat.
Menurut laporan media setempat, keluarga Ziona adalah keluarga terbesar di dunia dengan total anggota keluarga 167 orang. Namun, perhitungan ini tergantung apakah juga menghitung cucu Ziona yang berjumlah 33 orang.
Winston Blackmore, ketua sekte Mormon di Kanada yang berpoligami, memiliki sekitar 150 anak dari 27 istri. Total ada 178 anggota keluarga.
Ziona tinggal bersama keluarganya di bangunan tingkat empat yang luas dan bercat merah muda dengan 100 kamar. Menurut Zoramthanga, Ziona tinggal di Baktawng, sebuah desa terpencil di Mizoram yang menarik perhatian wisatawan karena keluarga besar Ziona.
Sekte bernama “Chana” didirikan oleh ayah Ziona pada 1942 dan beranggotakan ratusan keluarga.Ziona menikah dengan istri pertamanya saat berusia 17 tahun dan mengklaim pernah menikahi sepuluh istri dalam satu tahun.
Istri-istrinya tinggal di sebuah asrama dekat kamar tidur pribadinya. Warga mengatakan dia kerap didampingi tujuh atau delapan istrinya sepanjang waktu.
Meski memiliki keluarga sangat besar, Ziona mengatakan kepada Reuters dalam wawancara pada 2011 bahwa dia masih ingin menambah anggota keluarga.
Baca Juga: Rektor Unair: Hasil Uji Spesimen Covid-19 Bangkalan Terindikasi Virus Varian India
“Saya siap untuk mengembangkan keluarga saya dan siap melakukan apa saja untuk menikah,” katanya.
“Saya punya banyak orang-orang yang harus saya rawat dan saya menanggap diri saya pria yang beruntung.” (Sumber: VOA Indonesia)
Tag
Berita Terkait
-
Rektor Unair: Hasil Uji Spesimen Covid-19 Bangkalan Terindikasi Virus Varian India
-
Baru Berdiri 5 Hari, Kuil Dewi Corona di India Kini Dihancurkan
-
India Catat Kasus Covid-19 Terendah dalam 71 Hari
-
Dikira Hilang, Seorang Wanita di India Ternyata Sembunyi di Rumah Pacar selama 10 Tahun
-
Duh! Varian Covid-19 India Ada di Kudus, Ganjar Usulkan Gerakan 5 Hari di Rumah Saja
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
-
Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan