Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum lama ini mengizinkan kegiatan musik hidup atau live music digelar di bar dan restoran. Namun belakangan, angka penularan angka penularan Covid-19 di ibu kota malah meroket.
Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya masih mengizinkan kegiatan live music itu. Pihaknya masih menggunakan regulasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sama dengan pekan lalu.
Artinya, kegiatan live music yang sudah diatur dalam Keputusan Kepala Disparekraf DKI Nomor 281 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro Pada Sektor Usaha Pariwisata yang diteken oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Gumilar Ekalaya pada 31 Mei lalu itu masih berlaku.
"Ya semuanya masih seperti dua minggu sebelumnya," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/7/2021).
Menurut Riza, perbedaan antara PPKM pekan lalu dan yang sekarang baru diperpanjang Senin (14/6/2021) itu hanya pada vaksinasi dan pengawasan. Untuk vaksinasi akan dipercepat dengan target akhir Agustus sudah ada 7,5 juta orang disuntik.
"Namun demikian perbedaannya akan ditingkatkan program vaksinasi, program implementasi di lapangan," kata Riza.
Selain itu, aparat keamanan disebutnya akan lebih gencar melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan. Jika ditemukan ada pelanggaran, maka akan segera langsung ditindak.
"Penegakannya, pendisiplinannya, operasi yustisi kemudian penggunaan masker ditingkatkan," pungkasnya.
Baca Juga: Luhut Soroti Kasus Covid-19 Meroket: Salah Kita Sendiri Dilarang Tapi Tetap Mudik
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 di Kota Semarang Membludak, Petugas Pemakaman Sampai Tidur di Kuburan
-
Kasus Covid-19 di Jateng Tinggi, Ganjar: Kurangi Mobilitas, Prokes Jangan Ditawar Lagi
-
Luhut Soroti Kasus Covid-19 Meroket: Salah Kita Sendiri Dilarang Tapi Tetap Mudik
-
Satgas Covid-19 Soroti 15 Daerah Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, Salah Satunya Depok
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional