Suara.com - Anggota Komisi III DPR Johan Budi minta Kapolri Jenderal Listyo Sigit tidak lagi sekadar melakukan mutasi baik kapolres maupun kapolda yang nakal. Biasanya mutasi di tubuh polri itu dilakukan sebagai sanksi dan hukuman.
Selain mutasi, Johan menilai sanksi yang harus diberikan ialah membawa mereka ke secara hukum ke ranah pidana.
"Kemarin sudah saya sampaikan ke jaksa agung, jadi kalau ada kapolres nakal, kapolda nakal itu jangan dimutasi pak. Tapi bawa dia ke ranah pidana, karena itu masuk pidana menurut saya," kata Johan dalam raker di Komisi III DPR, Rabu (16/6/2021).
Ia mengatakan kalau memang sudah terbukti ada kapolres atau kapolda cawe-cawe atau main-main proyek hingga memeras maka perlu ditangkap, bukan lagi dimutasi.
"Jadi kebiasaan, quote and quote zaman dulu, kalau ada enggak bener, nakal, jangan hanya dimutasi, di tempat, dipindahkan. Tapi juga perlu dicopot jabatan dan juga tidak diberi kesempatan, juga dipidana," kata Johan.
Berita Terkait
-
Setuju Jalur Sepeda Permanen Dibongkar, Kapolri Segera Studi Banding ke Negara Tetangga
-
DPR Minta Kapolri Kaji Ulang Jalur Sepeda Permanen: Bila Perlu Dibongkar!
-
Bekuk 27 Pelaku Pungli di JICT, Kapolri: Kegiatan Sopir Kontainer Lebih Cepat dan Lancar
-
Kapolri Kenalkan 15 Aplikasi Layanan Publik Semudah Pesan Pizza
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran
-
JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?
-
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung