Suara.com - Berita viral memperlihatkan sebuah curahan hati dari seorang pria yang harus menempuh jarak puluhan kilometer demi menuju ke sekolahnya.
Curhatan itu ia bagikan melalui akun TikTok pribadinya dan menjadi FYP di linimasa TikTok. Menurut penuturannya, ia dan sang ibu tidak mempermasalahkan jarak selama sekolah tersebut Negeri.
"Udah nggak apa-apa dek jauh yang penting Negeri," ujar sang ibu kepada sang pemilik akun.
Akhirnya, sang pemilik akun harus menempuh jarak 26 km dari rumahnya menuju ke sekolah. Perjalanan tersebut ditempuh dalam waktu satu jam.
Melihat unggaha tersebut, para warganet pun turut memberikan komentar. Beberapa dari mereka turut menceritakan pengalaman serupa.
"Seru banget tiap hari study tour," canda warganet.
"Capek iya, ilmunya hilang di jalan," tambah warganet.
"Aku dulu sampe ngekost," ujar warganet.
"Emak gue berbeda.. dari rumah gue ke sekolah lewatin 2 lampu merah dan pagi-pagi pasti macet. Akhirnya gue disuruh ngekost dekat sekolah," tutur warganet.
Baca Juga: Videonya Peringatkan Bihun Palsu Viral, TikToker Banjir Hujatan
"Nggak papa seenggaknya demi SMA Negeri. Temen gue sekolah di sekolah swasta yang nggak bagus-bagus amat menempuh jarak 30kn wkwk mana cewek naik motor," pungkas warganet.
3 Cara Bikin Anak Betah Belajar di Rumah
Membuat anak betah belajar di rumah memang bukan perkara mudah, tetapi bukan hal yang mustahil kok Bunda.
Meskipun kedengarannya agak sulit, jangan khawatir ya, Moms. Berikut Suara.com hadirkan cara bikin anak betah belajar di rumah.
1. Dampingi anak belajar
Hal terbaik yang dilakukan sebagai orang tua dalam memberi motivasi belajar adalah dengan mendampingi anak ketika ia sedang belajar. Cobalah untuk duduk di samping anak sehingga anak tidak merasa kesepian.Sebelum anak belajar, jangan lupa untuk beri semangat untuk anak Anda. Setelahnya, beri apresiasi ya, Moms! Dengan ucapan semangat dan apresiasi, pengalaman anak belajar di rumah menjadi lebih berkesan, lho.
Berita Terkait
-
Videonya Peringatkan Bihun Palsu Viral, TikToker Banjir Hujatan
-
Ditanya Alasan Tak Makan Babi, Jawaban Pria Ini Bikin 400 Ribu Pengguna TikTok Tercerahkan
-
Polda Jatim Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual SMA SPI
-
Mengapa Harus Istirahat 4 Jam Sekali Bila Mengemudi untuk Perjalanan Jauh?
-
Salut! Perjuangan Warganet Berhenti Merokok 2,5 Tahun, Berhasil Belikan HP untuk Ayah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai