Suara.com - Beredar luas kabar Wendi Cagur meninggal dunia di media sosial. Kabar ini juga dilengkapi oleh foto pemakaman yang dihari sejumlah orang.
Kabar ini dibagikan oleh akun Facebook Rani Rahayu Pratiwi. Melalui akun Facebooknya, ia mengunggah kabar kematian Wendi Cagur di grup Lowongan Kerja Manado dan sekitarnya.
Tak hanya itu, akun ini juga membagikan foto sejumlah orang melayat di pemakaman. Nampak, mereka berdoa di atas liang lahat yang sudah dipenuhi dengan bunga.
Adapun narasi yang dibagikan oleh akun ini sebagai berikut:
“Berita Duka, Selamat Jalan Untuk Selamanya Wendi Cagur, Lnnalilahi Wainnaillaihirojiun Kabar Duka Menyelimuti Dunia Entertainment”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan media Suara.com, tidak ada infomasi yang valid mengenai informasi mengenai meninggalnya Wendi Cagur.
Saat melakukan pencarian di Google terdapat infomasi bahwa kabar meninggalnya Wendi Cagur merupakan hoaks. Salah satunya seperti artikel yang diunggah medcom.id yang berjudul "[Cek Fakta] Komedian Wendi Cagur Meninggal Hoaks, Ini Faktanya” pada 23 Juni 2021."
Baca Juga: CEK FAKTA: Ada 32 Hotel Gratis di Jakarta untuk Isolasi Mandiri Covid-19, Benarkah?
Selain itu, kabar meninggalnya Wendi Cagur dipastikan tidak benar saat melihat unggahan Instagram miliknya yang bercentang biru. Dalam akun Instagramnya, Wendi nampak masih aktif mengisi beberapa program di Televisi.
Pada salah satu postingannya, Wendi Cagur masih mengisi progam Brownis dan mengucapkan terimakasih kepada penonton yang sudah penyaksikan program tersebut.
KESIMPULAN
Dari penjelasa di atas, maka kabar yang menyebut Wendi Cagur telah meninggal dunia adalah hoaks karena tidak ada infomasi valid terkait hal tersebut.
Informasi tersebut masuk ke dalam kategori konten palsu.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ada 32 Hotel Gratis di Jakarta untuk Isolasi Mandiri Covid-19, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Razia Masker di Seluruh Indonesia dengan Denda 250 Ribu?
-
CEK FAKTA: Benarkah Ustaz Yusuf Mansur Diperiksa Polisi Kasus Penyalahgunaan Dana Haji?
-
401 Tenaga Kesehatan Indonesia Meninggal Dunia Akibat Covid-19
-
Sekretaris DPRD Bintan Muhammad Hendri Meninggal Dunia Karena Covid-19
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar