Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang perawat masih tetap menjalankan tugas merawat pasien Covid-19 meski sedang hamil tua viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok tersebut, sang perawat mengaku bahwa ia masih tetap bertugas kendati usia kehamilannya sudah menginjak 9 bulan.
Dalam keadaan hamil tua dan perut yang semakin membesar, sang perawat tetap ceria dan bersemangat menjalankan tugasnya. Ia pun tetap melakukan proteksi terbaik bagi dirinya dan sang buah hati dengan mengenakan APD lengkap.
"Hamil 9 bulan masih ngurusin pasien covid. Cepet pulih dunia," tulis wanita tersebut seperti dikutip Suara.com, Selasa (29/6/2021).
Dalam video yang diunggah, perawat tersebut tampak sedang menjalankan tugasnya. Dengan mengenakan APD lengkap, ia membawa kotak diduga obat-obatan untuk diberikan pada pasien.
Sesekali ia menoleh ke arah kamera milik teman yang merekam dan bergaya dengan penuh keceriaan.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku salut dan mengapresiasi semangat sang perawat dalam menjalankan tugas.
Ada juga beberapa warganet yang khawatir APD yang dipakai membuat sang perawat sesak karena sedang hamil. Mereka turut merasakan betapa besar perjuangan sang perawat bekerja dengan APD dalam keadaan hamil 9 bulan.
"Ya Tuhan engapnya kaya apa, gue hamil 9 bulan pakai daster aja engap banget, sehat-sehat ya bund semoga lancar semua," tulis salah seorang warganet.
Baca Juga: Daftar Tempat Jual Tabung Oksigen Pasien COVID-19 di Jakarta
"Hey the real super hero, sehat-sehat yaj, hebat sekali," ujar warganet lainnya.
"Duh berat banget itu, dulu aku juga hamil kembar H-1 lahiran masih ngurus pasien. Semangat kak," tulis salah satu warganet.
"Semangat mbak, harus betah pakai APD meski mungkin sesak. Demi keselamatan diri dan buah hati. Sehat selalu mbak," tulis warganet lain.
Berita Terkait
-
Curhat Bingung Seminggu Dikasih Jatah Makan Ortu Rp1 Juta, Kisah Warganet Ini Jadi Sorotan
-
Anies Malam-malam Datangi 2 Rumah Sakit Khusus Covid-19, Ada Apa?
-
Viral Kampanye Bendera Putih di Malaysia, Apa sih Maksudnya?
-
Bikin Mewek, Murid Ini Hanya Terdiam Saksikan Temannya Beri Bunga pada Ibu Mereka
-
Daftar Tempat Jual Tabung Oksigen Pasien COVID-19 di Jakarta
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu