Suara.com - Seorang penerjun profesional asal Turki, Cengiz Kocak punya hak istimewa yang akan membuat banyak orang iri, yaitu bisa terbang setiap pulang kerja dari kantor ke rumah.
Menyadur Aviation Analysis Kamis (01/07), satu-satunya yang harus ia siapkan adalah setelah baju parasut bersayapdan kolam renang dalam kondisi kosong untuk pendaratan sempurna.
Cengiz Kocak adalah pelompat dasar yang dikenal sebagai "Batman" di Turki. Dia adalah seorang penerjun payung di tentara Turki dan kemudian dilatih untuk bisa melompat di pangkalan.
Sekarang setelah dia menjabat manajer di sebuah perusahaan kereta gantung di Gunung Papada, dia bisa terbang dari ketinggian 2.000 meter setiap hari.
Itu artinya, ia dapat terbang pulang ke rumah setelah bekerja dengan memakai baju basic dan setelan parasut bersayap.
Kocak, mantan komando yang mulai terjun payung pada tahun 1991, telah memenangkan banyak gelar sebagai wing dan pakaian lompat utama dalam kompetisi yang mewakili Turki dan Angkatan Bersenjata Turki (TSK).
Pada tahun 2000-an, base jumping menjadi passionnya dan ia mengambil kursus pelatihan di Amerika Serikat untuk mengasah kemampuannya.
Ini dengan cepat menjadi nama rumah tangga di kalangan profesional wing dan memperkenalkan tempat lompatan baru untuk penggemar olahraga Turki.
Sekitar sebulan yang lalu, ia ditunjuk sebagai manajer sebuah perusahaan yang menjalankan kereta gantung di Gunung Babadag di barat daya provinsi Mugla yang terkenal dengan paralayang.
Baca Juga: Jatuh saat Lepas Landas, Dua Penerjun Payung di Australia Tewas
Setiap hari Kucak membawa tas dengan setelan suite untuk bekerja, yang terletak beberapa meter dari pemandangan indah Oludeniz, sebuah resor liburan populer yang terkenal dengan pantainya yang masih asli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta