Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong nama Ketua Majelis Syura Salim Segaf Aljufrie untuk tampil di kepemimpinan nasional. Meski notabene Salim Segaf termasuk dalam kategori politisi senior, PKS percaya diri calonnya bisa bersaing dengan tokoh-tokoh muda.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS Ahmad Fathul Bari mengatakan, Salim didorong untuk tampil di kepemimpinan nasional atas hasil Musyawarah Majelis Syura IV. Selama ini, Salim dianggap terlalu sibuk pada tugasnya di kepemimpinan internal partai.
"Kalau pertimbangan secara detail, tentu sudah dibahas dalam forum tersebut sehingga menghasilkan rekomendasi yang kemarin disampaikan," kata Ahmad saat dihubungi, Jumat (2/7/2021).
Ketika disinggung soal usia Salim sebagai politisi senior, Ahmad menyampaikan hal itu relatif. Dia membandingkan Salim dengan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto.
"Kalau usia relatif ya, Prabowo pun usianya di atas beliau," tuturnya.
Lebih lanjut, Ahmad memang tak menyampaikan secara gamblang, apakah Salim yang dimaksud kepemimpinan nasional itu untuk Pilpres 2024 atau bukan.
Akan tetapi, Ahmad percaya diri Salim masih bisa bersaing dengan nama-nama seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Airlangga Hartarto hingga Prabowo.
"Menurut saya, soal itu relatif ya dan lazim dalam iklim demokrasi. Dari nama-nama yang tadi disebutkan pun mereka juga sudah di atas 30 tahun, bukan usia pemuda lagi jika merujuk UU Kepemudaan," tandasnya.
Sebelumnya, Majelis Syura PKS meminta Salim Segaf Aljufri untuk gencar tampil di hadapan publik.
Baca Juga: PKS: PPKM Berjilid-jilid Bukan Tolok Ukur Kendalikan Pandemi
Hal itu diputuskan dalam Musyawarah Majelis Syura IV pada Rabu (30/6/2021). Musyawarah dihadiri 80 anggota Majelis Syura (forum tertinggi partai) dan dilakukan secara hibrid, daring dan luring dengan protokol kesehatan.
"Masyarakat perlu tahu bahwa PKS sebagai partai oposisi hadir di tengah penderitaan rakyat. Saatnya tokoh kunci PKS dikenal publik secara luas," kata Ketua Bidang Humas DPP PKS Ahmad Mabruri kepada wartawan, Kamis (1/7/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati