Suara.com - Seorang pria di Las Vegas, Amerika Serikat, ditangkap karena dicurigai melakukan kejahatan rasial yang melibatkan keluarga Muslim.
Menyadur Anadolu Agency Sabtu (3/7/2021), Ricky Unwich ditangkap pihak berwenang setelah dianggap melakukan kejahatan terhadap tetangganya sendiri yang juga Muslim.
Dalam satu contoh, tertangkap dalam kamera pengawas, pria berusia 68 tahun tersebut terlihat menaruh daging di kenop pintu dan pagar di luar apartemen mereka.
Selain itu, Unwich juga dilaporkan memasang sepotong daging asap di bagian knalpot belakang mobil tetangga pelaku.
Unwich juga terlihat meneriakkan kata-kata kotor di luar pintu keluarga tersebut kemudian mengaku kepada polisi bahwa dia mengolesi daging, "karena mereka Muslim".
Unwich juga mengatakan kepada polisi bahwa dia yakin bahwa umat Muslim melakukan serangan teror 11 September 2001.
Polisi mengatakan perselisihan antara tetangga terjadi pada Januari, ketika Unwich mengeluh bahwa keluarga Muslim itu memicu keributan.
Unwich menuduh keluarga itu sebagai teroris; dalam pesan teks dia menuduh mereka merusak lampu gantung di rumahnya, meskipun faktanya mereka tidak pernah berada di dalam, dan menuduh mereka menganiaya seorang remaja yang tinggal bersama Unwich.
Dari tuduhan tersebut, keluarga Muslim itu kemudian melaporkan Unwich ke polisi, setelah berupaya untuk berdamai namun gagal.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Depok Tinggi, Walkot Idris: PNS Wajib Khataman Al-Quran dan Kitab Suci
Keluarga Muslim tersebut terlalu takut untuk menunjukkan wajah mereka ketika 13 Action News mencoba meminta keterangan.
"Saya pikir dia benar-benar membenci kita dan dia berusaha sangat keras untuk membuat kita merasa tidak nyaman, tapi ya, saya percaya itu adalah kejahatan rasial," kata ibu dari keluarga tersebut.
Keluarga itu juga mengatakan kepada 13 Action News bahwa mereka memaafkan Uwich atas apa yang dia lakukan.
Keluarga tersebut mengatakan kepada polisi bahwa mereka khawatir Unwich pada akhirnya akan melakukan kekerasan dan mengancam jiwa.
Unwich ditahan atas tiga tuduhan melakukan kejahatan bias kebencian serta tuduhan pelecehan dan penguntitan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan