Suara.com - Cerita seorang tenaga kesehatan (nakes) yang tidak lolos penyekatan PPKM Darurat di Jakarta menjadi viral. Padahal, nakes ini merupakan dokter yang harus bertugas merawat pasien virus corona.
Kisah ini dibagikan oleh dokter itu yang bernama Aldhitama Ramadhan di akun Twitter @AdlhiTR miliknya. Ia menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya saat PPKM Darurat.
Peristiwa ini terjadi saat ia akan keluar dari Tol Sudirman untuk bertugas. Namun, pintu keluar ini dilakukan penyekatan dan dijaga ketat oleh sejumlah polisi.
Aldhitama pun menunjukkan surat dinas hingga kartu id card Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke polisi yang bertugas menjaga penyekatan. Hal ini dilakukan agar ia bisa segera diizinkan lewat untuk bertugas.
Tak disangka, polisi tidak memperbolehkannya untuk melewati penyekatan. Padahal, ia sudah memberikan bukti-bukti kuat jika dirinya seorang dokter yang mau berangkat kerja.
"Terima kasih semua pada bapak polisi @TMCPoldaMetro yang bertugas di depan pintu keluar Tol Sudirman. Saya tenaga medis mau berangkat tugas," ceritanya di Twitter seperti dikonfirmasi oleh Suara.com, Senin (5/7/2021).
"Sudah memberikan surat dinas dan kartu IDI saya. Tetap tidak di perbolehkan keluar. Hanya di jawab 'Saya juga menjalankan tugas pak' lah?!," lanjutnya.
Aldhitama pun menyentil Polda Metro Jaya. Ia mengaku speechless saat mendengar jawaban polisi yang ngotot tidak memperbolehkannya lewat. Polisi itu menjawab jika ia hanya menjalankan tugas saja dengan melakukan penyekatan.
"Aku spechless waktu bapaknya bilang 'Saya juga menjalankan tugas'. Lah ini saya mau cosplay jadi tabung oksigen apa gimana?," ungkapnya.
Baca Juga: Anisa Bahar Lelang Rumah Senilai Rp4 Miliar Bantu Pasien Covid-19, Netizen: Terharu Banget
Lebih lanjut Aldhitama mengatakan seharusnya polisi bisa memahami mana pekerjaan yang esensial dan tidak. Terlebih, pekerjaannya sangat krusial saat ini karena bertugas merawat pasien virus corona.
"Mungkin bapak-bapak tadi ga paham arti pekerja esensial, terlebih lagi saya dokter di sarana kesehatan yang merawat COVID-19 juga. @TMCPoldaMetro," kata Aldhitama.
"Saya juga kalau gak panggilan hati buat kerja yang kontak langsung sama pasien covid juga mending di rumah aja deh pak @TMCPoldaMetro," lanjutnya.
Demi memastikan kejadian tidak terulang, Aldhitama menceritakan kisahnya di media sosial. Ia juga meminta bantuan dr. Tirta atas permasalahan ini agar menjadi evaluasi bersama.
"Gimana ini @tirta_hudhi udah pake surat jalan sama kartu IDI tetep gak tembus. Padahal mau jalan dinas loh bukan mau jalan-jalan. Pak polisinya tetep gamau denger penjelasan tuh," cuit Aldhitama.
"(Sekarang) sudah coba di teruskan oleh @tirta_hudhi. Semoga kedepannya jadi evaluasi agar lebih baik lagi. Saya rasa cukup perdebatannya, tinggal kita tunggu besok akan terulang atau tidak. Terima kasih," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Anisa Bahar Lelang Rumah Senilai Rp4 Miliar Bantu Pasien Covid-19, Netizen: Terharu Banget
-
Geger Spanduk IRD RSKD Tak Terima Pasien Lagi, Direktur: Terpaksa Terapkan Buka Tutup
-
Vaksinasi Covid-19 bagi Anak Sekolah di Sejumlah Daerah di Indonesia
-
Rey Mbayang Cemas PPKM Darurat Bikin Banyak Pegawai Kena PHK
-
Akhir Juli, Prancis Waspada Hadapi Gelombang Keempat Covid-19
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat