Suara.com - Sebuah video beredar di media sosial Twitter menunjukkan adanya kerumunan warga tanpa menerapkan protokol kesehatan saat merayakan hari raya Idul Adha. Dalam videonya warga tersebut juga membentangkan spanduk bertuliskan Rayakanlah Don't Panic, Corona Go Away.
Video tersebut diunggah oleh Wakabid DPC PDI Perjuangan Kota Wisata Batu, Ganis Rumpoko.
Ia kebingungan lantaran tidak mengerti dengan maksud dari kerumunan warga tersebut.
"Iki opo rek?," cuit Ganis melalui akun Twitternya @ganisrumpoko seperti dilihat Suara.com, Rabu (21/7/2021).
Dalam video terlihat kerumunan warga terjadi di suatu tempat yang belum diketahui. Beberapa warga yang mayoritasnya anak remaja tersebut membentangkan spanduk dengan ukuran besar.
Sementara warga lainnya tampak sibuk memegang hewan kurban seperti kambing dan sapi. Bak festival, mereka pun berjalan sambil menggiring hewan kurban setelah petasan dibunyikan.
Kalau dilihat dari video tersebut, mereka kompak mengenakan baju yang sama. Banyak dari warga tersebut yang tidak mengenakan masker dan tidak mengindahkan aturan menjaga jarak.
Belum diketahui di mana dan kapan kegiatan tersebut diadakan. Kendati demikian banyak warganet lainnya yang menyebut kalau kegiatan itu terjadi di Malang.
"Kidul pasar maeng.. isuk mbak boss (Kidul Pasar Malang, pagi mbak boss," cuit Ryoyon15.
Baca Juga: Belum Bisa Berkurban, Pria Ini Berbagi Kebaikan dengan Cara yang Bikin Takjub
Berita Terkait
-
Gegara Cuitan Ada Muazin di Salat Idul Adha, Akun Jokowi Ramai Dicibir Warganet
-
CEK FAKTA: Benarkah Satpol PP Membabi Buta Bubarkan Salat Berjamaah di Riau?
-
Sapi Lepas di Pekanbaru Disembelih di Parit, Sempat Kejar-kejaran dengan Petugas 2 Jam
-
Belum Bisa Berkurban, Pria Ini Berbagi Kebaikan dengan Cara yang Bikin Takjub
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!