Suara.com - Salah satu senjata ikonik dari masa Barat Liar Amerika, yaitu pistol yang membunuh buronan legendaris Billy The Kid pada abad 19, akan dilelang bulan depan, kata rumah lelang Bonhams pada Rabu (22/7/2021) waktu setempat.
Pistol buatan Colt milik Sheriff Pat Garrett itu diharapkan laku terjual 2 hingga 3 juta dolar AS dalam lelang tersebut.
Garrett menggunakan pistol itu untuk menembak mati Billy The Kid pada 1881 setelah memburunya selama berbulan-bulan.
Bonhams menggambarkan pistol itu sebagai "harta karun paling ikonik dari sejarah awal Western" di Amerika Serikat.
Senjata tersebut milik pasangan Jim dan Theresa Earle asal Texas, kolektor beragam senjata dan artifak Western selama sekitar 50 tahun.
Jim Earle meninggal pada 2019 dan keluarganya kini sedang menjual koleksinya.
Billy the Kid adalah seorang buronan di Arizona dan New Mexico yang telah membunuh delapan orang. Garrett memburunya hingga ke sebuah peternakan di Fort Sumner, New Mexico dan menembaknya pada 14 Juli 1881.
Kisah mereka telah diabadikan dalam budaya pop selama lebih dari 100 tahun, termasuk dalam film "Pat Garrett and Billy the Kid" dan "Young Guns".
Barang lain yang akan dilelang pada 27 Agustus di Los Angeles adalah senapan laras-ganda yang dipakai Billy the Kid saat kabur dari gedung pengadilan New Mexico pada April 1881.
Baca Juga: Wow! Pentagon akan Evaluasi Tas Nuklir yang Selalu Dibawa Presiden AS
Senapan itu diperkirakan bernilai 200 ribu sampai 300 ribu dolar AS. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Wow! Pentagon akan Evaluasi Tas Nuklir yang Selalu Dibawa Presiden AS
-
Pakar: Varian Delta Penyebab 80 Persen Kasus Baru Covid-19 di AS
-
Koper Nuklir Presiden AS, Membuat Pejabat Gedung Putih Berkelahi dengan Pejabat China
-
Mengenal Tas Nuklir Presiden AS, Nyaris Diambil Pendemo hingga Picu Ajudan Trump Berkelahi
-
Perusahaan Es Krim AS Ini Hentikan Penjualan di Wilayah Pendudukan Israel
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan