Suara.com - Cara membuat masker kain bagaimana? Berikut penjelasannya lengkap dengan jenis masker yang disarankan.
Seperti yang kita ketahui bahwa di masa pandemi seperti saat ini segala hal yang berkaitan dengan kesehatan menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat, ditambah lagi dengan kebijakan pemerintah terkait prokes yang mengharuskan kita untuk menggunakan masker di manapun dan kapanpun selama beraktivitas dalam ruang publik.
Berikut adalah ulasan tentang cara mudah membuat masker kain dan jenis-jenis masker untuk jalani New Normal, mari simak.
Dikarenakan saat ini masker menjadi sebuah kebutuhan primer, artinya saat ini masker menjadi barang yang banyak sekali dicari. Hal tersebut tentunya membuat kita sering kali kesulitan untuk menemukan masker yang dijual secara umum, berikut kami rangkumkan untuk anda cara mudah membuat masker kain yang aman digunakan sehari-hari:
Alat yang Dibutuhkan
Sebelum mulai membuat masker kain, pastikan bahwa anda sudah menyiapkan beberapa alat di bawah.
- Kain katun (bisa menggunakan pakaian yang sudah tidak terpakai).
- Masker medis untuk dicontoh dalam membuat pola.
- Gunting.
- Benang dan jarum jahit.
Cara Membuat Masker dari Kain
Baca Juga: 4 Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi Covid-19
Setelah semua alat sudah anda siapkan, kini anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah untuk membuat masker kain.
- Anda dapat memulai dengan cara membentangkan kain katun yang sudah anda siapkan sebelumnya
- Kemudian lanjutkan dengan meletakkan masker medis yang anda miliki, hal ini bertujuan untuk membuat pola bentuk masker
- Lanjutkan dengan menggambar pola masker medis tadi di atas kain katun
- Gunting dan sesuaikan dengan pola yang sudah Digambar sebelumnya
- Untuk mendapatkan hasil yang lebih rapi, jahit setiap sisi katun yang sudah anda gunting
- Tahap terakhir adalah menjahit atau menempelkan karet atau semacamnya pada bagian sisi masker kain sebagai pengait pada telinga anda.
JENIS-JENIS MASKER
Anda juga perlu mengetahui jenis-jenis masker yang aman untuk kita gunakan selama menjalani new normal.
Berikut adalah jenis-jenis masker yang perlu anda ketahui:
- N99 dan N95
Jenis masker yang pertama ini merupakan masker yang paling dianjurkan, alasannya karena masker ini memiliki serat khusu yang efektif untuk menyaring patogen yang tersebar di udara. - Masker Bedah Sekali Pakai
Masker kedua ini menjadi masker yang paling umum dijumpai, namun perlu diperhatikan untuk penggunaan masker ini. Efektivitas dari masker bedah akan berkurang seiring dengan penggunaannya, oleh karena itu disarankan untuk dipakai sekali saja. - Hybrid
Sesuai dengan namanya, masker ini terdiri dari gabungan antara dua lapisan, yakni kapas pintal dengan sutra, sifon maupun flannel. Ini menjadi salah satu masker yang disarankan untuk digunakan. - Masker Kain 3 Lapis
Pernyataan terbaru WHO menyebutkan bahwa saat ini dianjurkan untuk menggunakan masker kain berlapis untuk memaksimalkan kegunaan dari masker. - Masker Kain
Masker ini termasuk dalam jenis masker non medis, masker ini juga dapat digunakan sebagai salah satu opsional masker. - Masker R95 dan R99
Umumnya masker ini digunakan di lingkungan yang mengandung polutan namun juga terbukti efektif untuk menghalangi virus masuk ke dalam mulut.
Demikian adalah ulasan tentang cara mudah membuat masker kain dan jenis-jenis masker yang perlu anda ketahui, semoga dapat dijadikan sebagai referensi bagi anda yang ingin mencoba di rumah masing-masing.
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran