Suara.com - Seorang wania berusia 39 tahun ditikam di sebuah taman di London. Menyadur Euro News Selasa (27/07), korban sedang memakai kaus Charlie Hebdo ketika diserang secara tiba-tiba.
Polisi mengatakan sudah membuka penyelidikan atas kasus ini dan hasil penggeledahan menemukan sebuah pisau di area taman. Polisi juga sudah meminta keterangan saksi.
Sementara wanita yang tak disebutkan namanya itu menderita luka di kepala yang dianggap tidak mengancam nyawa.
"Ini jelas insiden yang sangat menyedihkan bagi wanita itu dan petugas telah menghabiskan waktu bersamanya," kata Inspektur Detektif Alex Bingley dari Central West Polisi Metropolitan.
"Sementara ini, dia dirawat karena cedera dan polisi mencoba mendapatkan penjelasan tentang apa yang terjadi. Kami masih dalam tahap awal penyelidikan kami dan bekerja keras untuk melacak orang yang bertanggung jawab."
"Saya akan meminta orang-orang untuk tidak berspekulasi tentang motif serangan itu sampai kami menemukan fakta lengkapnya."
Pada Januari 2015, ekstremis Islam menyerang kantor majalah satir Prancis Charlie Hebdo, menewaskan 12 orang, setelah kartun Nabi Muhammad diterbitkan.
Insiden itu terjadi di Speakers' Corner di mana orang-orang sedang berkumpul untuk berbicara dan berdebat selama lebih dari 150 tahun.
Orang-orang telah berkumpul di tempat itu sejak tahun 1860-an untuk menggunakan hak mereka atas kebebasan berbicara, termasuk tokoh-tokoh seperti Karl Marx, Vladimir Lenin dan George Orwell.
Baca Juga: Modus Ngajak Ngapel ke Rumah Janda, Duda Kaya Leuwidamar Lebak Tewas Ditikam
Dalam beberapa tahun terakhir, topik seperti fundamentalisme Islam sering muncul dalam perdebatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terkini
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi