Suara.com - Pemerintah menerima bantuan oksigen konsentrator dari Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI yang bernaung di bawah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan pihaknya akan mengoordinasikan penyaluran oksigen konsentrator tersebut ke sejumlah rumah sakit yang membutuhkan.
"Pertama, dari 5.000 (oksigen konsentrator) baru kemarin malam datang sejumlah 500. Total 500 ini kami sebar, sebenarnya tidak hanya yang hadir di sini, ada Jawa Timur dapat, Polda, Kodam, DIY, Jawa Tengah, terus yang tadi pagi meminta dadakan Pekalongan kami berikan, dan tentunya yang hadir di sini," ujar Heru pada acara serah terima oksigen konsentrator di halaman Kantor Sekretariat Presiden, Jakarta, pada Selasa (26/7/2021).
Pada kesempatan tersebut, oksigen konsentrator diserahkan secara simbolis oleh Kepala Sekretariat Presiden kepada perwakilan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.
Sementara, Yayasan Buddha Tzu Chi menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan dari RSUD Kota Bogor dan RS Polri. Adapun bantuan untuk Poliklinik Sekretariat Negara dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta diserahkan oleh Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana selaku Ketua Satgas Covid-19 Kementerian Sekretariat Negara, Rika Kiswardani.
Heru menyampaikan terima kasih kepada semua donatur yang telah berkontribusi dalam pengadaan dukungan oksigen konsentrator ini, baik Yayasan Buddha Tzu Chi, Pengusaha Peduli NKRI, maupun Kadin.
Selain itu, Heru juga mengucapkan terima kasih kepada semua perwakilan penerima dari rumah-rumah sakit yang telah hadir untuk menerima dan menyalurkan dukungan tersebut.
Heru berharap, oksigen konsentrator ini dapat membantu masyarakat terdampak Covid-19 yang membutuhkan bantuan oksigen.
"Tentunya di tangan Bapak, Ibu sekalian kami serahkan ini. Nanti ada hal-hal yang memang perlu ada tambahan kami usahakan demi kemanusiaan. Sekali lagi, semoga Bapak bisa manfaatkan ini dengan baik dan kita bisa membantu dan tentunya memberikan lebih sehat lagi kepada masyarakat yang terkena Covid," ungkapnya.
Baca Juga: Berdonasi Rp 2 Triliun, Akidi Tio Punya 7 Anak Pengusaha Bergaya Hidup Sederhana
Sementara itu, Sekretaris Umum Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Hong Tjin, mengatakan bahwa ini bukan kali pertama para pengusaha yang tergabung dalam Pengusaha Peduli NKRI menyerahkan bantuan bagi penanganan Covid-19.
Sebelumnya, para pengusaha tersebut juga pernah menyerahkan beragam bantuan mulai dari alat tes cepat, masker, ventilator, hingga bantuan beras.
"Kami juga mendapatkan info bahwa oksigen ternyata menjadi suatu hal yang sangat penting. Oleh karena itu, atas inisiatif dan prakarsa Yayasan Buddha Tzu Chi yang di Taiwan, pusat, untuk berkontribusi sebanyak 5.000 oksigen konsentrator, dikirimkan dari luar negeri ke Indonesia dan saat ini 500 yang sudah sampai, 4.500 kita harapkan minggu depan sampai dan segera kita salurkan," kata Hong Tjin.
Dalam acara tersebut antara lain hadir Direktur RSCM, Lies Dina Liastuti, perwakilan RSPAD Letkol Ckm Yudi Priyanto, Direktur Utama RSUD Kota Bekasi Kusnanto Saidi, Direktur Utama RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir, Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol. Asep Hendradiana, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, dan Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol. Didiet Setioboedi.
Berita Terkait
-
Profil Akidi Tio, Donasi Rp 2 Triliun untuk Penanganan Pandemi Covid-19
-
Donasi Rp 2 Triliun, Keluarga Akidi Tio Mengaku Publik Tanya Motivasi
-
Keluarga Pengusaha Sumbang Rp 2 T untuk Penanganan Covid-19, Sosiolog Singgung Pemerintah
-
Heboh Donasi Rp 2 Triliun, Keluarga Akidi Tio Kini Merasa Kurang Nyaman
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Komisi II DPR Buka Peluang Masukkan Aturan Pilkada dalam Kodifikasi RUU Pemilu
-
KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan
-
Kejar Tahapan Pemilu, Komisi II DPR Targetkan UU Pemilu Baru Tuntas Akhir 2026
-
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
-
Temuan Komisi E DPRD DKI: Obat HIV di Jakbar Disimpan di Ruangan Apek, Pasien Keluhkan Bau Menyengat
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku
-
Pecah Kongsi! Rustam Effendi Kecewa Eggi Sudjana Sebut Jokowi Orang Baik Usai Kasus Dihentikan
-
DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta
-
Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?