Suara.com - Beredar narasi video yang menyebutkan rumah Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas putra bungsu SBY disegel oleh KPK karena terlibat kasus hambalang.
Narasi tersebut diunggah oleh kanal Youtube Teropong Istana pada Sabtu (24/7/2021) berjudul 'BERITA VIRAL ~ AKHIRNYA KPK SITA SELURUH ASET EDI BASKORO ~ BERITA TERBARU'.
Dalam thumbnail video tersebut, digambarkan sosok Ibas yang mengenakan rompi oranye. Selain itu, ada petugas KPK yang menjemputnya.
Berikut narasi thumbnail tersebut.
"Akhirnya terjadi! Rumah Edi Baskoro disegel terlibat kasus hambalang akhirnya KPK lakukan ini."
Lantas, benarkah narasi video tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, narasi video yang menginformasikan rumah Ibas disegel KPK adalah hoax.
Foto thumbnail video tersebut merupakan gambar yang diedit. Terdapat bagian badan dari sosok yang digambarkan sebagai Ibas.
Baca Juga: CEK FAKTA: Driver Ojol Minta Jokowi Tak Cengengesan dan Turun dari Jabatan, Benarkah?
Kemudian, dalam video berdurasi 10 menit 3 detik itu tidak menyampaikan informasi tentang penyegelan rumah Ibas yang dilakukan KPK.
Informasi dalam video tersebut menyampaikan tentang pendapat Alif Fruahman, seorang penggiat media sosial terkait dengan pertanyaan mengenai alasan mengapa Ibas tidak diangkat sebagai ketua umum Partai Demokrat.
Selain itu, informasi video tersebut juga menyampaikan tentang ketidakpuasan yang dirasakan oleh anggota Partai Demokrat.
Dalam video tersebut, tidak ditemukan informasi terkiat penyegelan rumah Ibas seperti yang dituliskan dalam thumbnail video.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan klaim yang menyebut rumah Ibas disegel adalah klaim yang keliru.
Foto dalam thumbnail video tersebut juga merupakan hasil editan atau rekayasa.
Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Cerita Tragis Ibu-ibu Alami Gejala Covid, Dua Hari Sakit-sakitan di Rumah hingga Meninggal
-
Dalih KPK Tuntut Eks Mensos Juliari 11 Tahun Bui, Jubir: Berdasar Hasil Fakta Penyidikan
-
Sulah Nyanda, Rumah Adat Banten Dibangun Dengan Syarat Tak Merusak Alam
-
Waspada! Satgas Pungli Ini Ngaku-ngaku Kerja Bareng KPK
-
Gali Bukti Korupsi Tanah Munjul, KPK Telisik Negosiasi Harga Pengadaan Lahan
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Darurat Limbah! Menteri LH Gugat PT Biotek Saranatama Usai Pestisida Racuni Sungai Cisadane
-
Korupsi Bea Cukai Makin Canggih! Mantan Petinggi KPK Bongkar Modus Baru Berbasis Digital
-
Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Viral Bus Listrik Transjakarta Terobos Lampu Merah di Gandaria, Pramudi Langsung Disanksi Tegas
-
Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!
-
KASBI Dorong Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rumah Tangga
-
Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air
-
Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap Terkendali di Bawah 3% dari PDB
-
Nyanyian Mantan Kasat Narkoba Seret Kapolres Bima Kota: Setoran Rp1 M Berujung Penonaktifan