Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bantuan presiden (Banpres) produktif untuk usaha mikro tahun 2021 mencapai Rp 15,3 triliun. Jumlah tersebut akan dibagikan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil.
"Tahun 2021 yang akan dibagikan untuk banpres produktif ini adalah Rp 15,3 triliun yang dibagikan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil," ujar Jokowi dalam pemberian Banpres Produktif Usaha Mikro Tahun 2021 secara daring di Halaman Istana Merdeka, Jumat (30/7/2021).
Jokowi menuturkan, pemberian Banpres produktif kepada pelaku usaha mikro dan kecil dimulai hari ini di seluruh Indonesia. Sehingga ia berharap Banpres produktif tersebut dapat membantu mendorong perekonomian di Indonesia.
"Ada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil yang ada di seluruh tanah air dan mulai dibagikan pada hari ini. Kita berharap ini bisa membantu mendorong ekonomi kita semuanya," kata Jokowi
Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta pelaku usaha kecil dan mikro untuk tetap bekerja lebih keras dan bertahan meski dalam situasi pandemi.
Ia memahami omset penjualan menurun karena dampak pandemi.
"Bapak ibu harus bekerja lebih keras lagi dalam situasi seperti ini bertahan dengan sekuat tenaga meskipun mungkin omsetnya turun sampai 75 persen. Turun sampai separuh ya tetap harus kita jalani, " kata dia.
Kepala Negara itu menyebut saat ini program vaksinasi masih terus berjalan untuk mencapai 70 persen.
Sehingga diharapkan dengan vaksinasi 70 persen, kekebalan komunal akan tercapai dan penularan Covid-19 bisa ditekan.
Baca Juga: NIK KTP Tak Terdaftar di Eform BRI? Ini Cara Dapat Banpres BPUM PNM Mekaar Tahap 3
"Karena ini kita mesti berproses menuju pada vaksinasi 70 persen yang kita harapkan, nanti akhir tahun ini bisa kita selesaikan insyaAllah. Kalau sudah 70 persen paling tidak daya tular ular dari virus ini menjadi agak terhambat. Kalau sudah tercapai yang namanya kekebalan komunal atau herd immunity," tutur Jokowi.
Jokowi juga berpesan agar pelaku usaha kecil dan mikro tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Selamat bekerja keras dan kita semuanya berharap agar pandem ini segera selesai. Jangan lupa terus memakai masker, habis kegiatan cuci tangan, jangan berkerumun jaga jarak. Cara ini penting sekali dalam rangka mencegah penularan lebih meningkat lagi," katanya.
Berita Terkait
-
Jalan Kaki Sumut-Jakarta Demi Desak Jokowi Tutup TPL, 11 Aktivis Dicegat Polisi Bersenjata
-
Keterisian Tempat Tidur di RSDC Saat Ini 38 Persen, Presiden Jokowi: Patut Kita Syukuri
-
Presiden Jokowi Sebut PPKM Darurat Adalah Keputusan Sangat Berat
-
Jokowi Blusukan ke Kampung Saat PPKM Darurat; Semuanya Menjerit Minta Dibuka
-
Sentil Bansos Covid-19 Tak Tepat Sasaran, Warganet Ini Tulis Surat Mengharukan ke Jokowi
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terkini
-
KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana
-
Airlangga Hartarto Mendadak Muncul di Gedung KPK, Ada Apa?
-
KLH Siapkan Gugatan Triliunan untuk 6 Perusahaan Terduga Biang Banjir Sumatra
-
Kamuflase Bus Pekerja: Strategi PT GAN Kelabuhi Bea Cukai demi Keluarkan Barang Tanpa Izin
-
Ratusan Pengemudi Ojol Demo di Depan Kedubes AS, Sindir Janji Jokowi Soal Payung Hukum
-
Misteri Jurist Tan Dijuluki 'Bu Menteri': Hakim Gregetan, Jaksa Didesak Segera Tangkap Buronan Ini
-
YLKI Catat 1.977 Aduan Konsumen Sepanjang 2025, Jasa Keuangan Paling Dikeluhkan
-
KPK Periksa Sekretaris Camat dan 5 Direktur Swasta dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi
-
Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan
-
Lingkaran Setan Suap Bupati Bekasi, KPK Panggil 5 Bos Proyek dan Sekcam Sekaligus