Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin menggelar acara zikir dan doa kebangsaan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-76.
Acara yang diselenggarakan secara virtual ini dihadiri sejumlah tokoh hingga elemen masyarakat.
Gelaran yang disiarkan secara langsung oleh channel youtube milik Sekretariat Presiden dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Adapun, acara ini mengangkat tema "Bersyukur atas kemerdekaan, berdoa dan berikhtiar untuk mewujudkan Indonesia maju".
Dalam sambutannya Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia berdoa agar segala cobaan yang dihadapi bangsa ini seperti pandemi Covid-19 bisa dilewati.
"Marilah kita terus berdoa agar kita memperoleh berkah, rahmat dan inayahnya sehingga kita mampu menghadapi semua hal yang menjadi tantangan khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19," kata Ma'ruf Amin.
Dia bilang para pendiri bangsa dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 telah menyatakan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak hanya didorong oleh keinginan luhur bangsa, akan tetapi juga berkat rahmat Allah.
Tak hanya itu, dirinya juga menyebut bahwa Nabi Muhammad SAW juga mengatakan rahmat Allah selalu diharapkan oleh semua umat Islam.
"Betapapun kecil upaya amal kita, kerja kita bila mana memperoleh sentuhan rahmat Allah dia akan berdampak besar dan mempunyai impact yang luas," katanya.
Lebih lanjut, Maruf mengatakan bahwa rahmat Allah juga telah membangkitkan semangat perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan. Munculnya semangat perjuangan itu, jelas Ma'ruf, juga menimbulkan kebangkitan nasional.
Baca Juga: Puasa di Penjara, Rizieq Sibuk Zikir hingga jadi Imam Salat Para Tahanan
"Sesungguhnya rahmat Allah yang diberikan kepada bangsa kita Indonesia pada saat kita memperjuangkan republik ini bukan hanya berupa inayah robbaniyah, pertolongan Allah hingga kita memenangkan hingga kita memenangkan perjuangan, tetapi munculnya keberanian, munculnya semangat perjuangan bahkan juga munculnya kebangkitan nasional itu juga merupakan rahmat Allah, semuanya merupakan gerakan dari Allah karena sebelumnya bangsa Indonesia sekian lama berada di bawah penjajahan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Iran Sebar Video AI Yesus Pukul Kepala Donald Trump Sampai Jatuh ke 'Neraka'
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian