Suara.com - Kabar terbaru datang dari eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang kekinian tengah mendekam di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selama bulan Ramadhan ini, Habib Rizieq disebut kerap mengimami salat tarawih para tahanan.
Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar kepada suara.com, Jumat (16/4/2021). Selain kerap menjadi imam, Habib Rizieq disebut Aziz rutin berdakwah, mengaji dan berdzikir di dalam tahanan.
"Ya selama Ramadhan suka jadi imam salat tarawih, baca buku, dzikir, shalawat, mengaji," ungkap Aziz.
Aziz memastikan segala kegiatan ibadah dan lain Habib Rizieq tidak terkendala meski berada di dalam tahanan. Bahkan kekinian Habib Rizieq tengah menyempurnakan disertasinya yang baru saja selesai diuji.
"Kemarin sudah selesaikan disertasi, saat ini sempurnakan sesuai arahan pembimbing kemarin waktu ujian," bebernya.
Lulus Ujian Doktor
Habib Rizieq baru saja melaksanakan ujian disertasi doktoral di University Sains Islam Malaysia. Ujian tersebut dijalani oleh Habib Rizieq Shihab secara online dari dalam tahanan pada Kamis (15/4) kemarin.
Tim pengacara Habib Rizieq berterima kasih kepada sejumlah pihak, termasuk kepada kepolisian dan kejaksaan yang memberikan kesempatan kliennya untuk menyelesaikan disertasi selama proses hukum berjalan.
Aziz mengatakan Habib Rizieq sudah menyelesaikan disertasinya yang berjudul "Metodologi Pemilahan Antara Usul dan Furu' Dalam Aqidah dan Syariah serta Akhlak Menurut Ahlus Sunnah Wal Jamaah".
Baca Juga: YLBHI : Ada Propaganda Giring Habib Rizieq dan FPI Terlibat Terorisme
"Pada Kamis, 3 Ramadhan 1442 Hijriah/ 15 April 2021 telah dilaksanakan ujian disertasi doktoral secara online oleh Al Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab," kata Aziz dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Jumat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya